apa sih sebetulnya cinta itu.. ?? sampai sekarang pun aku belum bisa menjelaskan secara pasti apa itu cinta.. ?? aku membaca, mengamati dan akhirnya berani mencoba untuk menganalogikan cinta..
di wikipedia, cinta diartikan adalah sebuah perasaan yang ingin membagi bersama atau sebuah perasaan afeksi terhadap seseorang.
Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.
Cinta adalah perasaan simpati yang melibatkan emosi yang mendalam Menurut Erich Fromm, ada empat syarat untuk mewujudkan cinta kasih, yaitu: 1. Knowledge (pengenalan) 2. Responsibilty (tanggung jawab) 3. Care (perhatian) 4. Respect (saling menghormati)
ada pula seorang sahabat yang merespon pertanyaan saya mengenai analogi sebuah cinta.. menurutnya cinta itu sesuatu yang tumbuh dari dalam hati, tidak dipaksakan, tidak dirasakan, dan bagi beberapa orang, cinta itu baru dapat dirasakannya, ketika cinta itu baru saja pergi dari dirinya..
tapi disini aku mencoba menganalogikannya dengan cara ku sendiri.. “dalam prespektif yang seimbang”
cinta itu seperti rokok..
semakin di hisap, semakin dalam rasanya.. tapi semakin dalam kita hisap rokok itu akan cepat habis.. kudu cepet2 beli lagi..
semakin kita mengeksplorasi ekspresi cinta, semakin berasa tu rasa cinta.. tapi apakah cinta akan habis kalo kita terlalu mengekspresikan cinta secara berlebihan.. dan berganti dengan rasa benci atau lainnya.. kalo cinta habis.. belinya dimana??
rokok juga ada bermacam2 merek.. bungkus sampai rasanya pun berbeda2.. tapi kita punya selera, kita tinggal pilih..
cinta juga bisa kita dapatkan dari berbagai nama.. cinta yang akan mereka beri pun berbeda2.. kita akan pilih.. tapi mau nggak mereka kita pilih??
cinta itu seperti voucher pulsa..
kalau punya pulsa.. bisa telpon deh.. telpon sepuasnya.. semakin banyak pulsa kita ya semakin lama ngobrol nyah.. kalo pulsa abis, ya beli lagi biar bisa telpon..
kita bisa mencintai seseorang bila kita mencintainya.. semakin besar cinta kita, semakin banyak pula kita memberikan cinta untuknya.. tapi apakah cinta bisa habis.. sebelum habis kudu cepet2 beli voucher isi ulang cinta nyah tuh.. jangan sampe abis.. apalagi kalo sampe masa berlakunya abis..??
cinta itu seperti kopi..
ada banyak cara menikmatinya.. mo di buat kopi tubruk, mau kopi susu, ato yang modern.. capuchino, caffe late, caffe cream, caffe americano, correto, freddo.. atau apa lah.. banyak macemnya tergantung selera kita..
cinta juga.. ada banyak cinta.. dan cara menikmatinya..?? (perlu aku jelasin???), okey.. ta jelasin..
ada yang sekedar bilang “i love you” itu cinta.. ada yang gandengan tangan, ada yang meluk dulu baru bisa dibilang cinta.. ada yang kudu cium dulu.. ada yang harus ini dulu.. itu dulu.. baru bisa dikataan cinta.. benernya sama ajah semuanya.. basicnya cinta.. cuma caranya yang beda..
cinta itu sepeti gula..
manis di awal.. tapi bisa jadi bahaya di akhir..
maksudnya, begitu kita rasakan gula.. manis bukan?? tapi, dalam waktu yang lama.. bila kita terus makan gula, apalagi dalam jumlah yang berlebih.. bisa kena penyakit gula kan..?? bahaya tuh, apa lagi buat cowo.. bikin gak perkasa lagi!!! hahaha..
dan masih banyak lagi yang bisa kita analogikan sebagai sebuah cinta..
tapi analogi yang aku paling suka adalah ini, ada 2 :
pertama..
cinta itu seperti membuat kue.. lalu menaruh kue tersebut dalam sebuah toples.. (pembuat kue adalah kita dan penikmat kue adalah pasangan kita).
kita menaruh kue-kue yang kita buat dalam banyak teoples. dalam toples suka, dalam toples sayang, dalam toples kasih, dalam toples perhatian, dalam toples peluk, dalam toples cium, dalam toples setia, dalam toples benci dan kue maaf.
pasangan kita memilih untuk menikmati dari toples manapun.. dari toples suka, dari toples sayang, dalam toples kasih dan dari toples manapun yang ia ingin makan.. bisa saja dalam hari yang sama dia makan kue benci dan kue maaf lalu kue peluk.. atau dia tidak pernah memakan kue benci yang kita sajikan..
dalam bebrapa waktu.. otomatis, jumlah kue dalam toples berkurang bukan.. bahaya bila kue cinta yang kita sajikan habis.. maka, sebagai pembuat kita harus senantiasa mengisi toples-toples tersebut dengan kue-kue cinta yang kita buat untuk dinikmati pasangan kita sebelum isi toples tersebut habis..
cinta itu seperti kita melukis..
untuk menjadikannya sebuah mahakarya, diperlukan sebuah insting seni yang luar biasa dari pembuatnya..
sebuah lukisan harus terdiri dari abstrak yang menarik dan berbagai kombinasi warna yang sempurna..
yang aku maksud sebuah abstrak disini adalah bagaimana memilih pasangan.. semua punya selera, type masing-masing, pilihan masing-masing.. (hak prerogratif semuah orang..).
dan ini lah yang lebih penting dari pada abstraknya, yaitu kombinasi warna..
terserah kita hendak memberi warna-warna apa dalam abstrak kita.. warna cinta, warna kasih, warna sayang, warna peluk, warna cium, warna setia, warna sebel, warna kesel, warna benci, dan warna-warna lain sesuai kemauan pelukis.. kombinasi itulah yang di sebut sebuah cinta dari sang pelukis..
sebetulnya aku masih bisa menganalogikan lagi sebuah cinta dalam banyak versi, tapi aku bukan pujangga yang pandai merangkai kata-kata cinta.. kalau cinta menurut kamu apa???
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar