Selasa, 23 Juni 2009

Evaluasi Kebijakan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi Pada PT. Eveready Battery Company Indonesia (2000)
Perlakuan Akuntansi Terhadap Aktiva Tetap Dan Pengaruhnya Pada Laporan Keuangan (Studi Kasus Pada PT. Taiho Nusantara (2004) - 9130
analisis pengaruh stock spilt terhadap harga saham dan volume perdagangan pd beberapa saham di BEJ 2002- 70111

Analisa Atas Rencana Keputusan Investasi Aktiva Tetap Pada PT. Sinar Bogor (2000)
Tinjauan Atas Bentuk Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Koperasi Pada Koperasi Serba Usaha Tunas Jaya (2000)
Analisa Penerapan Akuntansi Aktiva Tetap Pada Rumah Sakit Ibu Dan Anak Eva Sari (2000)
Perlakuan Akuntansi Selisih Kurs Dan Pengungkapannya Pada Laporan Keuangan (Studi Kasus Pada Perusahaan Go Public Di Jakarta) (2000)
Analisa Laporan Arus Kas Dalam Menilai Likuiditas Pada PT. X (2000)
Evaluasi Terhadap Perlakuan Akuntansi Atas Perolehan Dan Penyusunan Aktiva Tetap Berwujud Dan Pengaruhnya Terhadap Laporan Laba Rugi PT. X (2000)
Laporan Arus Kas Sebagai Pendukung Dalam Pengambilan Keputusan Untuk Investasi.(2000)
Analisa Pengakuan Pendapatan Dan Beban Pada Perusahaan Asuransi Kerugian Pada PT. X (2000)
Analisa Pengakuan Pendapatan Dan Beban Pada Perusahaan Asuransi Kerugian Pada PT. X (2000)
Analisis Metode Pengakuan Pendapatan Dan Beban Sesuai Dengan PSAK No. 36 Pada PT. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Serta Dampaknya Terhadap Laba Perusahaan (2000)
Analisis Penerapan Metode Pengakuan Pendapatan Dan Beban Perusahaan Asuransi Kerugian Pada PT. Asuransi Jasa Indonesia (2000)
Analisa Kebijakan Akuntansi Aktiva Tetap Pada PT. X Serta Pengaruhnya Terhadap Peningkatan Laba Perusahaan (2000)
Analisis Laporan Arus Kas Untuk Menilai Kinerja Keuangan PT. Dynaplast (2000)
Analisis Sistem Penjualan Melalui Internet Pada watmarket.com (2000)
Perbandingan Laba Perusahaan Go Publik Di BEJ Yang Melakukan Revaluasi Aktiva Tetap Dan Yang Tidak Melakukan Revaluasi Aktiva Tetap (Studi Kasus Pada PT. X Dan PT. Y) (2000)
Evaluasi Akuntansi Atas Pendapatan Dan Biaya Pada PT. Caltex Pacific Indonesia (2000)
Perlakuan Akuntansi Atas Aktiva Tetap Dan Penyusutannya Pada PT. X (2000)
Evaluasi Perlakuan Akuntansi Terhadap Aktiva Tetap Sesuai Pasal No. 16 & 17 Serta Hubungannya Dengan Efisiensi Pada PT. X (2000)
Analisis Pengakuan Pendapatan Dan Beban Pada Pemegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH) (2000)
Evaluasi Perlakuan Akuntansi Atas Pendapatan Dan Biaya Serta Dampaknya Pada Kredibilitas Informasi Keuangan (2000)
Evaluasi Akuntansi Atas Pendapatan Dan Biaya Pada PT. Caltex Pacific Indonesia (2000)
Analisa Perlakuan Akuntansi Perminyakan Terhadap Biaya Eksplorasi Dengan Succes Full Effort Method , Full Cost Method Dan Production Sharing Contract Accounting Serta Dampaknya Terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Kasus Pada PT. X Tbk) (2000)
Analisis Hubungan Pertumbuhan Rasio Keuangan Dengan Pertumbuhan Laba Untuk Periode Satu Tahun Ke Depan (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEJ (2000)
Analisis Laporan Arus Kas Untuk Mengukur Kinerja PT. Hero (2000)
Perlakuan Akuntansi Untuk Swap Dan Option Sebagai Alternatif Guna Mengurangi Risiko Kerugian Fluktuasi Nilai Tukar (Studi Kasus Pada PT. K) (2000)
Evaluasi Akuntansi Atas Penjabaran Laporan Keuangan Anak Dan Laporan Keuangan Konsolidasi Pada PT. Metro Data Electronic Tbk (2000)
Analisis Pengakuan Pendapatan Dan Beban Pada PT. Asuransi Jasa Indonesia (2000)
Evaluasi Penyajian Laporan Arus Kas Dan Manfaatnya Pada Perusahaan (2000)
Analisis Laporan Arus Kas Untuk Menilai Kesehatan Keuangan PT. X (2000)
Perlakuan Akuntansi Untuk Forward Purchase, Swap Option Dan Pengaruhnya Terhadap Laporan Keuangan Dan Kinerja Perusahaan (Studi Kasus Pada PT. Inti Keramik Alam Sari Dan PT. Kabelindo Murni) (2000)
Analisa Laporan Arus Kas PT. X Sebagai Bahan Informasi Bagi Lessor Dalam Pemberian Kredit Asing (2000)
Anjak Piutang Sebagai Pengganti Alternatif Pembiayaan Letter Of Credit Dalam Bidang Ekspor PT. KM (2000)
Penggunaan Informasi Laba Dan Arus Kas Untuk Memprediksi Laba Dan Arus Kas Untuk Memprediksi Laba Dan Arus Kas Di Masa Yang Akan Datang (2000)
Analisis Perlakuan Akuntansi Atas Akusisi Internal Dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Kasus Pada PT. Indofood Sukses Makmur (2000)
Peranan Laporan Keuangan Dalam Pengambilan Keputusan Kredit Oleh Beberapa Bank DKI Jakarta (2000)
Analisis Perlakuan Akuntansi Untuk Hedging Dalam Transaksi Valuta Asing (Studi Kasus PT. Truba Jurong Engineering (2000)
Analisa Pengaruh Akuntansi Sumber Daya Manusia Terhadap Laporan Keuangan Perusahaan (Studi Kasus Pada PT. X) (2000)
Penilaian Kinerja Perusahaan Dengan Menggunakan Dasar Akuntansi Inflasi Konsep Tingkat Harga Umum (Study Kasus Pada PT. X (2000)
Kinerja Bank-Bank Bermasalah Yang Telah Go Public (2000)
Analisis Pengaruh Informasi Laba Akuntansi Terhadap Harga Saham Dan Volume Perdagangan Serta Pengujian Reaksi Pasar Dengan Menggunakan Indikator TVA Pada Perusahaan-Perusahaan Go Public Di BEJ (2000)
Brand Equity Produk Isolatip Sumitape Pada PT. Sumilindo Tape Industry (2000)
Analisa Laporan Arus Kas Sebagai Salah Satu Alat Bantu Pengambilan Keputusan Investasi Pada PT. X (2000)
Analisis Kinerja PT. X Dengan Menggunakan Analisis Rasio Dan Garis Trend (2000)
Peranan Analisa Laporan Arus Kas Sebagai Alat Untuk Menganalisa Dan Mengevaluasi Kontinuitas Operasi Perusahaan (2000)
Analisa Terhadap Penerapan PSAK No. 18 Mengenai Akuntansi Dana Pensiun Pada Dana Pensiun Bank Mandiri (Kelanjutan Dari Dana Pensiun Bank Bumi Daya ) (2000)
Pengaruh Analisa Laporan Arus Kas Terhadap Volume Lembar Saham Yang Di Perdagangkan Di Bursa Efek Jakarta (2000)
Alternatif Penilaian Persediaan Dalam Masa Inflasi Dan Pengaruhnya Terhadap Laba PT. M Auto Part Indonesia (2000)
Evaluasi Akuntansi Dana Pensiun Pada PT. Toyota Astra Motor (2000)
Perlakuan Akuntansi Aktiva Tetap Dan Pemilihan Metode Pemilihan Metode Penyusutan Yang Tetap Pada PT. X (2000)
Pengukuran Komprehesif Atas Strategi Modal Kerja Melalui Rasio Perdagangan (2000)
Analisa Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Pada PT. X (2000)
Perbandingan Metode Penilaian Persediaan Pada Perusahaan Retail (Studi Kasus Pada Hero Supermarket Tbk Dan Tops Supermarket) (2000)
Analisa Laporan Keuangan Dalam Kinerja Keuangan Pada PT. Iki Indah Kabel Indonesia Tbk Dan PT. Voksel Electric Tbk (2000)
Analisa Hubungan Antara Laporan Arus Kas Dengan Price-Earnings Ratio (2000)
Akuntansi Aktiva Biologikal Penerapan Metode Pengakuan Pendapatan Pada Perusahaan Pengusahaan Hutan (2000)
Perlakuan Akuntasi Sumber Daya Manusia Dalam Upaya Pengukurannya Sebagai Aktiva (2000)
Evaluasi Perlakuan Akuntansi Untuk Persediaan Dan Pengaruhnya Terhadap Laba (2000)
Perbandingan Kinerja Berdasarkan Laporan Keuangan Konvensional Dengan Laporan Keuangan Yang Disesuaikan Dengan Tingkat Harga Umum Pada PT. Indofood Sukses Makmur (2000)
Analisa Perbandingan Akuntansi Konvensional Dengan Akuntansi Tingkat Harga Umum Pada Lapangan Keuangan PT. (Persero) Kimia Farma (1998-1999) (2000)
Dampak Penjabaran Laporan Keuangan Ke Dalam Mata Uang Asing Terhadap Rasio Laporan Keuangan Pada PT. Indah Kiat Pulp Dan Paper Tbk (2000)
Dampak Akuisisi Holding Company Terhadap Laporan Keuangan Subsidiaries (Studi Kasus PT. Indocement Tunggal Prakarsa Dan PT. Indofood Sukses Makmur Dan PT. Boga Sari Flour Mills (2000)
Penilaian Kinerja PT. Van Der Horst Indonesia ,Tbk Dengan Menggunakan Tehnik Analisa Laporan Keuangan (2000)
Hubungan Laba Bersih Dan Arus Kas Operasi Dengan Dividend Pada Perusahaan Industri Manufaktur Di Indonesia (2000)
Peranan Hedging Melalui Transaksi Forward Purchase Dan Swap Dalam Rangka Mengurangi Resiko Kerugian Kurs Valuta Aasing Di PT. Yasa Patria Perkasa (2000)
Biaya Operasional Dana Pensiun (2000)
Evaluasi Pengaruh Krisis Ekonomi Terhadap Kualitas Pendanaan Program Pensiun Dengan Analisis Gains Looses (2000)
Prospek Penerbitan Obligasi Pemerintah Daerah Sebagai Upaya Peningkatan Dana Pembangunan Daerah Di Indonesia (2000)
Kepentingan Relatif Sumber-Sumber Resiko Pada Sistem Asuransi Dan Pembentukan Modelnya (2001)
Hubungan Kandungan Informasi Laba Akuntansi Total Arus Kas Dan Komponen Arus kas Dengan Harga Saham Pada Perusahaan Industri Manufaktur Yang Go Publik Di BEJ (2001)
Manfaat Rasio Keuangan Dalam Memprediksi Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Go Publik Di BEJ (2001)
Analisa Laporan Keuangan Terhadap Profil Struktur Hutang Dan Kinerja Perusahaan Real Estate Dan Property Di Indonesia Sebelum Krisis Dan Pada Saat Krisis (2001)
Analisa Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja PT. Agoda Rimba Irian (2001)
Analisa Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Bila Dibandingkan Dengan Rata-Rata Industri Tekstil Yang Go Public di BEJ (2001)
Analisis Kemampuan Laba Dan Arus Kas Untuk Memprediksi Laba Dan Arus Kas Satu Tahun Kedepan (2001)
Analisis Metode Penilaian Dan Sistem Pencatatan Persediaan Pada PT. Budi British Bahan Pangan (2001)
Analisa Penerapan Akuntansi Sumber Daya Manusia Dan Pengaruhnya Terhadap Laporan Keuangan Pada PT. X (2001)
Akuntansi Untuk Foreign Exchange Dan Hedging (2001)
Evaluasi Pencatatan Dan Pelaporan Portofolio Pada Perusahaan Reksa Dana Terbuka (2001)
Analisa Penerapan Akuntansi SDM Dan Pengaruhnya Terhadap Laporan Keuangan Pada PT. X (2001)
Perbandingan Penyajian Laporan Keuangan Antara Metode Tingkat Harga Umum Dengan Metode Konvensional Pada Kondisi Inflasi (Studi Kasus Pada PT. X) (2001)
Analisa Laporan Keuangan Sebagai Dasar Pengambilan Keputusan (2001)
Analisis Hubungan Pertumbuhan Rasio Laporan Keuangan Dengan Prediksi Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan - Perusahaan Go Publik Yang Terdaftar Di BEJ (2001)
Penggunaan Informasi Keuangan Untuk Memprediksi Keuntungan Investasi Bagi Investor Di Pasar Modal (2001)
Evaluasi Penerapan Metode Pengakuan Pendapatan Beban Pada PT. Telekomunikasi Indonesia Sesuai Dengan PSAK No. 35 (2001)
Analisa Kemungkinan Penerapan Akuntansi SDM Dan Pengaruhnya Terhadap Laporan Keuangan (2001)
Analisis Pengakuan Pendapatan Beban Pada Rumah Sakit Jiwa Pusat Jakarta (2001)
Analisis Laporan Keuangan Dikaitkan Dengan Akuntansi Inflasi Untuk Menilai Kinerja Perusahaan Yang Lebih Akurat Pada PT. X ( 2001)
Penerapan Perlakuan Akuntansi Inflasi Atas Penyajian Laporan Keuangan (Studi Kasus Pada PT X. (2001)
Analisis Penerapan Metode Pengakuan Pendapatan Pada Perusahaan Peternakan PT. A (2001)
Penerapan Prinsip Pengakuan Pendapatan Pada Perusahaan Jasa Konstruksi Pada PT. Konstruksi Dirgantara Berdasarkan PSAK No. 32 (2001)
Analisisa Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Pada PT. X (2001)
Penerapan PSAK No. 18 Meningkatkan Kredibilitas Informasi Keuangan Perusahaan (Studi Kasus Pada PT. Dana Pensiun X) (2001)
Analisis Penerapan Metode Pengakuan Pendapatan Dan Beban Pada PT. Pulomas Jaya (2001)
Analisis Tingkat Ketaatan Perusahaan Publik Mengungkapkan Faktor Keuangan Sesuai Dengan Regulasi Pasar Modal (2001)
The Way Of Treating The Accounting On Assets And The Effect On Financial Report At PT. Super Vulkanin Aditaya (2001)
Pengaruh Penurunan Mata Uang Rupiah Terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Kasus Pada Hotel X) (2001)
Analisis Muatan Informasi Pada Laba Akuntansi Modal Kerja Dari Operasi Dan Arus Kas Dari Operasi Bagi Investor Di BEJ (2001)
Analisa Kemungkinan Penerapan Tingkat Harga Umum Pada Laporan Keuangan Dan Dampaknya Terhadap Kinerja PT. X (2001)
Penerapan Perlakuan Akuntansi Inflasi Atas Penyajian Laporan Keuangan (Studi Kasus Pada PT. X) (2001)
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Praktik Perataan Laba Pada Perusahaan Go Public Di Indonesia (Periode Jan 1997-Sept 2000) (2001)
Analisis Laporan Arus Kas Sebagai Salah Satu Alat Bantu Dalam Pengambilan Keputusan Investasi Pada PT. Duta Permata Murni.(2001)
Analisis Perlakuan Akuntansi Dan Pengakuan Pendapatan Pembiayaan Murabahah Di PT. Bank Syariah Mandiri (2001)
Perlakuan Akuntansi Terhadap Aktiva Tetap Dan Penerapan Metode Depresiasi Pada PT. Yodya Karya (2001)
Perlakuan Akuntansi Persediaan Obat-Obatan Dan Alat-Alat Kesehatan Serta Pengaruhnya Terhadap Neraca Dan Laporan Laba Rugi Pada Rumah Sakit Pusat Pertamina (2001)
Analisa Laporan Arus Kas Dalam Menilai Kinerja Keuangan PT. Lion Metal Works Tbk (2001)
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Dengan Analisa CAMEL (Studi Kasus Pada PT. Bank Yudha Bhakti) (2001)
Analisis Pengaruh Laba Bersih Terhadap Harga Saham Dan Volume Perdagangan Saham Perusahaan Go-Public Di Bursa Efek Jakarta (2001)
Analisis Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja PT. X Dibandingkan Dengan Rata-Rata Industri (2001)
Penyajian Laporan Keuangan Akibat Perubahan Kebijakan Akuntansi PT. X (2001)
Perbedaan Pengaruh Tingkat Profitabilitas Atau Arus Kas Terhadap Volume Penjualan Saham Pada Perusahaan Go Public Di BEJ (2001)
Perlakuan Akuntansi Selisih Kurs Atas Pembelian Aktiva Tetap Dan Pengaruhnya Terhadap Laba Perusahaan (Studi Kasus Pada PT. X ) (2001)
Perbandingan Antara Akuntansi Sumber Daya Manusia Dengan Akuntansi Konvensional Dan Pengaruhnya Terhadap Laporan Keuangan (Studi Kasus Pada PT. X ) (2001)
Analisa Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Pada PT. X (2001)
Analisis Pengakuan Pendapatan Dan Beban Serta Dampaknya Terhadap Laba Perusahaan Real Estate PT. Mega Mustika Gemilang (2001)
Penerapan PSAK No. 18 Mengenai Akuntansi Dana Pensiun Terhadap Laporan Keuangan Dana Pensiun (Studi Kasus Pada PT. Krakatau Steel) (2001)
Analisa Laporan Keuangan Untuk Memproyeksikan Kinerja Perusahaan (Studi Kasus Pada PT. Angsa Daya) (2001)
Kemampuan Laba Dan Arus Kas Dalam Memprediksi Laba Dan Arus Kas Masa Depan (2001)
Analisis Penetapan Akuntansi SDM Dan Dampaknya Terhadap Laporan Keuangan Dan Kinerja Perusahaan (2001)
Analisa Cashflow Sebagai Dasar Pemilihan Program Pensiun Pada Dana Pensiun Bank Mandiri (2001)
Analisa Kecukupan Pendanaan Dana Pensiun Menggunakan Metode Multi Diskriminan (2001)
Analisa Kemampuan PT. Astra Agro Lestari Tbk Relatif Terhadap Industri Agro Dalam Memenuhi Kewajiban Pendanaannya (2001)
Besaran Initial Abnormal Return Dan Perilaku Saham Perdana Pada Emisi Saham Perdana Periode 1998-2000 (2001)
Kinerja Market Timing Reksadana Di Indonesia (2001)
Penerapan Risk Based Capital (RBC) Pada Program Pensiun (Study Kasus Pada Dana Pensiun XYZ) (2001)
Evaluasi Kinerja Financial Citibank Di Indonesia (2001)
Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Penentuan Peringkat Tingkat Kesehatan Perusahaan (Studi Kasus Pada Bumn X) (2002)
Analisa Pengakuan Pendapatan Dan Beban Pada Perusahaan Property (Studi Kasus Pada PT. Jaya Real Property Tbk ) (2002)
Analisis Perlakuan Akuntansi Leasing Dan Penarikan Objek Lease Oleh PT. Swadharma Indotama Finance Sebagai Pihak Lessor (2002)
Analisa Pengakuan Pendapatan Terhadap Jasa Konsultasi Pada PT. Sucofindo Prima International Komsultan Dari Sudut PSAK No. 23 (2002)
Analisis Pengaruh Employee Stock Option Plan (ESOP) Terhadap Earning Per Share (EPS) Pada PT. Astra Graphia Tbk (2002)
Penilaian Kinerja Keuangan Bank Untuk Mengindikasi Gejala Financial Distress (2002)
The Competitive Analysis Of Revenue And Expenses Recognition And Income Statement Reporting Between Syariah Bank And Conventional Bank (Case Study At Syariah Mandiri Bank And Universal Bank) (2002)
Analisa Model Z-Score Altman Untuk Mengindikasi Gejala Financial Distress (Studi Kasus Pada PT. Sumarecon Agung Tbk) (2002)
Hubungan Antara Kinerja Keuangan Dengan Harga Saham (Studi Kasus Pada PT. Unilever Indonesia Tbk) (2002 )
Tinjauan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Terhadap Penerapan Successfull Effort Pada PT. Caltex Pacific Indonesia (2002)
Analisis Laporan Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Camel Dan Metode Altman Sebagai Alat Tukar Untuk Memprediksi Tingkat Kegagalan Usaha Pada Bank Niaga , Bank Universal Dan Bank Mega (2002)
Analisa Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan PT. Semen Gresik (Persero) Tbk Periode 1997-2000 Dibandingkan Dengan Rata-Rata Industri Semen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Jakarta (2002)
Analisis Efektivitas Penggunaan Modal Kerja Dalam Menghasilkan Laba Usaha Pada PT. PBM Andhini Nugraha (2002)
Analisa Laporan Keuangan Guna Menilai Kinerja Hotel X (2002 )
Hubungan Laporan Arus Kas Dengan Kinerja Keuangan PT. Andhi Chandra Automotive Products Tbk (2002)
Analisa Pengaruh Kebijakan Perlakuan Selisih Kurs Dalam Laporan Keuangan Terhadap Laba Pada Perusahaan PT. Nippress Tbk (2002)
Pengaruh Akuntasi Inflasi Terhadap Analisa Laporan Keuangan Dalam Rangka Pemberian Kredit Bank (Studi Kasus Pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero ) Tbk) (2002)
Analisa Pengaruh Rasio Laporan Arus Kas Terhadap Pengambilan Keputusan Investasi Pada Perusahaan Industri Semen Yang Sudah Go Public (2002)
Penerapan Akuntansi Perbankan Syariah Dalam Produk Pembiayaan Bagi Hasil Sebagai Upaya Mengatasi Masalah Pada Pembiayaan Bank-Bank Konvensional (Kredit) (2002)
Perlakuan Akuntasi Selisih Kurs Pada Laporan Keuangan PT. XYZ (2002)
Analisis Pengaruh Pemecahan Saham Terhadap Harga Saham Dan Volume Perdagangan Saham (Studi Kasus : Perusahaan Yang Go Public Di BEJ) (2002)
Analisis Hubungan Antara Kelengkapan Pengungkapan Laporan Keuangan Dengan Struktur Modal Dan Tipe Kepemilikan (Studi Kasus Perusahaan Yang Go Publik Di BEJ) (2002)
Analisis Laporan Arus Kas Sebagai Alat Ukur Efektivitas Kinerja Keuangan PT. X (2002)
Evaluasi Perlakuan Akuntansi Untuk Persediaan Barang Dagangan Sesuai Dengan Permintaan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK ) No. 14 Dan Pengaruhnya Terhadap Laba Pada PT. X (2002)
Analisis Laporan Arus Kas Sebagai Salah Satu Alat Bantu Alat Pengambilan Keputusan Investasi Pada PT. X (2002)
Analisa Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja PT. Timah Dibandingkan Dengan Rasio Keuangan Rata-Rata Industri Pertambangan (2002)
Analisis Pengakuan Pendapatan Dan Beban Serta Pengaruhnya Terhadap Laporan Laba-Rugi Perusahaan Asuransi Kerugian (Studi Pada PT. X) (2002)
Analisis Implementasi Pajak Tangguhan Pada PT. X (2002)
Analisa Dampak Penerapan Beberapa Metode Penyusutan Terhadap Nilai Buku Aktiva Tetap Berwujud Dan Laba Perusahaan (2002)
Analisa Kinerja Keuangan Perusahaan Untuk keputusan Pemberian Kredit (Studi Kasus Pemberian Kredit Oleh Bank X Kepada PT. A) (2002)
Analisis Laporan Arus Kas Untuk Pengambilan Keputusan Investasi Pada PT. X (2002)
Akuntansi Penyusutan Terhadap Aktiva Tetap Berwujud (Studi Kasus PT. Beton Perkasa Wijak Sana) (2002)
Analisa Laporan Arus Kas Untuk Menilai Kinerja Keuangan PT. X Tbk Dibandingkan Dengan Kinerja Industri Tekstil (2002)
Pengaruh Informasi Laporan Arus Kas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Go Public Yang Sahamnya Aktif Di BEJ (2002)
Pengaruh Kebijakan Piutang Dagang Terhadap Tingkat Likuiditas Dan Rentabilitas (Studi Kasus Pada PT. AW Faber Castell ) (2002)
Analisis Perataan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Telah Terdaftar Di BEJ (2002)
Analisa Hubungan Antara Laba Akuntansi Dan Komponen Arus Kas Dengan Harga Saham (Studi Kasus 10 Perusahaan Makanan Dan Minuman Di BEJ) (2002)
Analisa Hubungan Antara Laba Bersih Dan Arus Kas Koperasi Terhadap Dividend Kas Pada 10 Perusahaan Yang Tercatat Di BEJ (1998 1999) (2002)
Peranan Rasio Keuangan Sebagai Suatu Alat Untuk Menilai Kondisi Keuangan Dan Kinerja Perusahaan Pada PT. Varuna Tirta Prakasya (2002)
Analisa Hubungan Antara Laba Bersih Dan Arus Kas Koperasi Terhadap Dividend Kas Terhadap 10 Perusahaan Yang Tercatat Di Bursa Efek Jakarta 1998-2000 (2002)
Analisis Hubungan Pertumbuhan Rasio Laporan Keuangan Dengan Prediksi Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan-Perusahaan Go Publik Yang Terdapat Di BEJ (2002)
Analisa Hubungan Antara Laba Akuntansi Dan Komponen Arus Kas Dengan Harga Saham (2002)
Perlakuan Akuntasi Pengakuan Pendapatan Atas Pembiayaan Masyarakat Dan Dampaknya Atas Laba Di Bank Syariah Mandiri (2002)
Evaluasi Perlakuan Akutansi Aktiva Tetap Pada PT. Indosat Tbk Jkt (2002)
Analisa Metode Pengakuan Pendapatan Pada Perusahaan Jasa Konstruksi Dan Dampaknya Terhadap Pelaporan Laba Perusahaan (Studi Kasus Pada PT. X ) (2002)
Pengaruh Analisa Fundamental Dan Ratio Solvabilitas Terhadap Harga Saham Sektor Asuransi Kerugian Di Bursa Efek Jakarta (2002)
Analisis Camel Untuk Menilai Tingkat Kesehatan Bank (2002)
Analisis Pengaruh Pemecahan Saham Terhadap Harga Saham Volume Perdagangan Saham (Studi Kasus Perusahaan Yang Go Public Yang Terdaftar Di BEJ ) (2002)
Pengaruh Krisis Moneter Terhadap Efisiensi Perusahaan Publik Di BEJ Pada Sektor Industri Makanan Dan Minuman , Indutri Tekstil Dan Garmen Dan Industri Besi Dan Baja (2002)
Perlakuan Akuntansi Selisih Kurs Dan Pengungkapanya Pada Laporan Keuangan (Studi Pada PT. Astra International Tbk) (2002)
Analisa Pengakuan Pendapatan Dan Beban Serta Dampaknya Terhadap Laba Perusahaan Asuransi Kerugian (Studi Kasus Pada PT. Asuransi Berdikari) (2002)
Pengaruh Pengumuman Dividend Terhadap Return Dan Volume Perdagangan Saham Di BEJ (2002)
Analisa Perlakuan Akuntansi Perminyakan (Studi Kasus Pada KPS Di PT. X ) (2002)
Kemungkinan Penerapan Balanced Scorecard Sebagai Suatu Sistem Pengukuran Kinerja Alternatif Pada SBU Garuda Auratic Training (2002)
Pengaruh Arus Kas Pada Volume Perdagangan Saham Di BEJ Dengan Studi Kasus Pada Lima Perusahaan (2002)
Hubungan Kandungan Informasi Total Arus Kas, Komponen Arus Kas Dan Laba Akuntansi Dengan Harga Dan Return Saham (2002) 9356
Penerapan Akuntansi Sosial Ekonomi Pada PT. X (2002) 9413
Penentuan Eksposur Dan Pengukuran Kinerja Reksadana Berdasarkan Style Analysis (2002)
Perlakuan Akuntansi Persediaan PT. XYZ (2003)
Analisa Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perataan Laba Pada Perusahaan Industri Manufaktur Di Indonesia (2003)
Analisis Perlakuan Akutansi Penilaian Persediaan Dan Pengaruhnya Terhadap Laba Serta Kesesuaiannya Dengan PSAK No. 14 Pada PT. Panarub Industry (2003)
Analisa Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada Bank-Bank Pemerintah (2003)
Hubungan Kandungan Informasi Laba Akuntansi , Total Arus Kas Dan Komponen Arus Kas Dengan Harga Saham Pada Perusahaan Industri Manufaktur Yang Go Publik Di BEJ (2003)
Analisis Perlakuan Akuntansi Investasi Jangka Panjang Recap Bonds Pada Bank X Dan Kesesuaianya Dalam PSAK No. 13 ,PSAK No. 31 Dan PSAK No. 50 (2003 )
Analisa Pengaruh Informasi Laba Akuntansi Terhadap Harga Saham Dan Volume Perdagangan Saham (2003)
Analisa Reaksi Pengumuman Saham Bonus Terhadap Harga Serta Volume Perdagangan Saham (Studi Kasus Di BEJ 1997-2001) (2003) Penerapan Perlakuan Akuntansi Tingkat Harga Umum Terhadap Laporan Dan Rasio Keuangan (2003)
Analisis Pengaruh Kebijakan Piutang Dagang Terhadap Tingkat Likuiditas Dan Profitabilitas Pada PT. Permorin (2003)
Hubungan Laba Bersih Dan Arus Kas Operan Dengan Dividend Kas Pada Perusahaan Industri Manufaktur Th. 1998 - 2000 (2003 )
Pengaruh Efektivitas Penggunaan Dana Terhadap Profitabilitas PT. Telkom (2003)
Analisa Kebijaksanaan Penjualan Dan Kebijaksanaan Kredit Dalam Kaitanya Dengan Piutang Dagang (Studi Kasus PT. X) (2003)
Pemanfaatan Leasing Sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Non Modal Sendiri (2003)
Analisis Kinerja Operasi Sebuah Perusahaan Kontraktor Production Sharing (KPS) "X" (2003)
Analisis Kinerja Keuangan PT. Gudang Garam Tbk. Dibandingkan Dengan PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Dan PT. Bentoel Internasional Investama Tbk. (2003)
Penerapan perlakuan akuntansi tingkat harga umum terhadap laporan dan rasio
keuangan (studi kasus pada PT X) (2003)
Hubungan laba bersih dan arus kas operasi dengan dividen kas pada
perusahaan industri manufaktur tahun 1998- 2001(2003)
Analisis laporan keuangan dengan menggunakan rasio Camel dan Metode Altman
untuk memprediksi tingkat kebangkrutan pada Bank Negara Indonesia, Bank Central
Indonesia, bank Danamon, Bank Internasional Indonesia, dan Bank niaga (2003)
Analisa laporan keuangan untuk menilai kinerja keuangan pada Bank- Bank
Pemerintah (2003
Analisis pengaruh pengumuman bond rating terhadap harga saham perusahaan di
bursa efek Jakarta (2003)
Analisa akuntansi persediaan dan pengaruhnya terhadap laba perusahaan
sesuai dengan PSAK no 14 (2003)
Pengaruh efektivitas pembangunan dana terhadap profitabilitas PT Telkom
(2003)
Metode pengawasan Bank Inndonesia terhadap bank Syariah (2003)
Analisis pemilihan metode akuntansi persediaan berdasarkan persediaan
Hipotesis (2003)
Penerapan akuntansi perminyakan untuk biaya eksplorasi pengembangan dan
produksi pada industri minyak dan gas bumi (studi kasus pada KPS X) (2003)
Metode penilaian persediaan untuk mencapai laba optimal bagi perusahaan
LEVI'S(2003)
Analisa Faktor - fFaktor yang mempengaruhi pendapatan laba pada perusahaan
Industri di Indonesia (2003)
Hubungan stress kerja terhadap prestasi kerja karyawan pada PT Radio
Trijaya Shakti di Jakarta (2003)
Analisis laporan kas sebagai alat untuk ukur kinerja keuangan perusahaan
(studi kasus Pt (persero) Asuransi Kesehatan Indonesia (2003)
Hubungan laba bersih dari arus kas opersi dengan pada perusahaan industri
manufaktur yang go publk di Bursa Efek Jakarta (2004)
Pengaruh perubahan laba akuntansi terhadap perubahan harga saham pada
perusahaan perdagangan (who sale dan retail) di Bursa Efek Jakarta (2004)
Analisis perlakuan akuntansi pemerintahan dibandingkan dengan PSAK no 29
dan Kontribusinya terhadap penerimaan Negara (studi kasus pada PT X) (2004)
Pengaruh perubahan dividen kas terhadap future earnings (analisis pada
perusahaan di Bursa Efek Jakarta)-(2004)
Pengaruh rasio pengambilan investasi (ROI) rasio hutang dan margin laba
operasi terhadap peningkatan obligasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di
Bursa Efek Jakarta (2004)
Analisa penerapan konsep EVA sebagai ADDED APPROACH di samping rasio
keuangan untuk menilai kinerja PT Jembo Cable Company, Tbk (2004).
Dampak pengumuman Bond Rating terhadap perubahan harga saham pada
perusahaan manufaktur di Bursa Efek Jakarta (2004)
Menilai tingkat kesehatan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero),Tbk periode
2001-2003 penerapan analisis Camel (2004)
Analisis pengaruh laba akuntansi dan laba tunai terhadap dividen kas (pada
perusahaan industri barang konsumen di BEJ ) (2004)
Analisis pengaruh laba akuntansi dan komponen arus kas terhadap harga saham
pada industri property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta
(2001-2002) (2004)
Penggunaan informasi keuangan untuk memprediksi laba dan arus kas bagi
investor di pasar modal (analisis terhadap emiten dalam kelompok industri barang
konsumsi di BEJ ) (2004)
Sistem pelaporan akuntansi (Aziz( studi kasus pada yayasan dompet Dhuafa
Republika, pos keadilan peduli umat dan baitul maal muamalat ) (2004)
Analisis pengaruh pengumuman Bond Rating terhadap harga dan volume
perdagangan saham perusahaan di Bursa Efek Jakarta (2004)
Hubungan antara tingkat solvabilitas dan struktur modal dengan
profitabilitas pada perusahaan industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa
Efek Jakarta (periode 2000- 2002) (2004)
Analisis pemilihan metode akuntansi untuk merger PAN akusisi terhadap
volume perdagangan saham perusahaan Publik Indonesia(2004)
Penggunaan Basic Akrual dalam laporan keuangan pemerintah daerah kota
Semarang (2004)
Analisis hubungan antara laba akuntansi dan laba tunai terhadap deviden kas
(studi kasus : Perusahaan Properti yang go publik di Jakarta) (2004)
Analisis pengaruh pengumuman saham bonus terhadap volume perdagangan saham
tahun 1999- 2002 suatu event studi kasus pada perusahaan di Bursa Efek Jakarta
(2004)
Analisis rasio keuangan untuk mengukur kinerja pada koperasi pelita
depnaker (2005)
Penerapan PSAK no 12 mengenai akuntansi dana pensiun pada laporan keuangan
dana pensiun Astra tahun 2003 (2005)
Analisis pengaruh kebijakan piutang dagang terhadap tingkat likuiditas dan
profitabilitas pada PT Permorin (2005)
Mekanisme Transaksi Anjak pitang dan perlakuan Akuntansi nya pada Perusahaan Anjak Piutang(1993)
Pengaruh undang-Undang dana Pensiun Terhadap Optimalisasi Keputusan Investasi Potofolio Suatu Dana Pensiun Serta Perlakuan Akuntansi Atas Investasi jangka Panjang Yang dilakukan dana Pensiun(Studi Kasus dana Pensiun Krakatau Steel) (1993)
Analisa Akuntansi Persediaan dan Pengaruhnya terhadap Laba Perusahaan Sesuai dengan PSAK No 14 (2003)
Metode Pengawasan Bank Indonesia Terhadap bank Syaiah(2003)
Analisis Pemilihan Metode Akuntansi Persediaan Berdasar kan Ricardian Hipotesis (2003)
Penerapan Akuntansi Permintaan Untuk Biaya Emplurasi Pengembangan Produksi Pada Industri Minyak dan Gas Bumi (Studi kasus Pada KPS X) (2003)
Metode Penilaian Persediaan Untuk Mencapai Laba Optimal Bagi Perusahaan (2003)
Analisa Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perataan Laba Pada Perusahaan Industri Jaya Indonesia (2003)
Analisis Pengaruh Kebijakan Piutang Dagang Terhadap Tingkat Likuiditas dan Profitabilitas Pada Pt Permorin(2003)
Analisis Manfaat Rasio Keuangan Dalam Memprediksi Pertumbuhan Laba (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEJ (2003)
Analisis Pemilihan Metode Akuntansi untuk Merger dan Akusisi Terhadap Volume Pedagangan Saham Perusahaan Publik Indonesia (2004)
Pengaruh Keputusan Merger dan Akusisi Terhadap Perubahan Kinerja Perusahaan Publik Di Indonesia (2004)
Analisis Laporan Keuangan Untuk Mengukur kinerja keuangan PT. Hanjaya Mandala Sampurna, Tbk (2004)
Pengaruh Financial LeverageOperating Leverage dan firm Size Terhadap resiko Sistemetik (2004)
Analisis Perbedaan EAS dan EPS Per Serta PBV pada Perusahaan Yang Melakukan Pemecahan saham dan Yang Tidak Melakukan Pemecahan saham pada Industri Keuangan (2004)
Analisa Lapoan Arus Kas untuk Menilai Kinerja Perusahaan (Studi Kasus pada PT. Kedaung Indah (2004)
Studi Empiris Terhadap Kecepatan reaksi pasar Atas Pengmuman Laba (2004)
Kemampuan rasio Keuangan Dalam Memprediksi Laba (Penetapan Rasio Keuangan Sebagai Administrator) (2004)
Penggunaan Basic Akrual dalam Laporan keungan Pemerintah daerah Kota Semarang (2004)
Analisis Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Tindakan Perataan laba pada Perusahaan Propety Yang Terdafta Di BEHJ (2005)
Analisa Pengaruh Keputusan Merger Dan Akusisi (MGA) Terhadap Perubahan Kinerja Perusahaan Manufaktur Di BEJ Peiode 1997-2002 (2005)
Hubungan Antara rasio Profitabilitas dengan Nilai Tambah Ekonomis Dalam Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan Makanan Dan Minuman yang terdapat Di BEJ (2005)
Pengaruh Pengumuman Merger Terhadap Return saham Perusahaan Akuisitor Dan Non Akuisitor dalam Industri Perbankan (2005)
Analisa Pengaruh Keputusan Merger Dan Akusisi (MGA) Terhadap Perubahan Kinerja Perusahaan Manufaktur Di BEJ Peiode 1997-2002 (2005)
Analisis Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Tindakan Perataan laba pada Perusahaan Propety Yang Terdafta Di BEHJ (2005)

Hubungan Antara Laba Bersih dan Arus Kas Operasi dengan Deviden Kas pada Perusahan Manufaktur yang Terdaftar Di BEJ (2007) 03

Aplikasi Accrual Basis dan Cash Basis Akutansi Piutang Murahbahah di BPR Syariah Risallah Ummat (2007) 04

Analisa Laporan Keuangan Sebagai Alat Untuk Memprediksi Delisting Perusahaan (2007) 05

Analisis Pengaruh Perputaran Modal Kerja Terhadap Profitabilitas Perusahaan- Perusahaan Real Estate dan Property yang Terdaftar Di BEJ (2007) 06

Analisis Hubungan Antara Financial Leverage Intensitas Modal dan Skala Perusahaan dgn Profitabilitas Perusahaan Manufaktur yang GO PUBLIC tahun 2000-2003 (2007) 07

Analisa Pengumuman Saham Bonus Terhadap Volume Perdagangan Saham Pada Perusahaan yang Tercatat di BEJ (2007) 08

Pengakuan Pendapatan Dan Beban pada Hotel Horison (Studi kasus Hotel Horison Bekasi (2007) 09

Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Ketepatan waktu Pelaporan Keuangan dan Earnings Response Coeeficient (ERC) pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEJ tahun 2002-2005 (2008) 10

Analisa Pengaruh Mekanisme Corporate Governance Terhadap Manajemen aba dan Kualitas laba pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar Di BEJ (2007)11
ANALISIS PENDEKATAN INTEGRASI DENGAN BIAYA ELEMENTER SEBAGAI ALTERNATIF PENGAKUAN PENDAPATAN KONSTRUKSI JANGKA PANJANG (2006) 173
PENGARUH KLASIFIKASI KOMPONEN LABA TERHADAP KEMAMPUAN PREDIKSI LABA DAN ARUS KAS OPERASI PADA PERUSAHAAN PERDAGANGAN DAN JASA DI BEJ (2004) 171

Penerapan PSAK no 18 Mengenai Akuntansi dana Pensiun terhadap Laporan Keuangan Dana Pensiun (2007) 175

Dampak Pengumuman Bond Rating Terhadap Perubahan Harga Saham pada Perusahaan Manufaktur di BEJ (2006) 176

Analisis Perlakuan Akuntansi Transaksi Sewa Guna Usaha dan Pelaporanya di Tinjau dari Sisi Lessor (2007) 177

Penilaian Kinerja pada Industri Elektronik dan Perlengkapan Kantor dengan Menggunakan Sistem Dupont di Bandingkan Dengan Metode EVA (2007)

Analisis Pengaruh Rasio Laporan Arus Kas dengan profitabilitas Terhadap Pengambilan Keputusan Investasi Pada Perusahaan Makanan dan Minuman di BEJ (2006)

Pengaruh Kinerja Keuangan Perusahaan Terhadap Harga Saham dengan Menggunakan Rasio Keuangan (pada Perusahaan Consumer Goods Industry yang terdaftar di BEJ (2008) 180
Analisis Pengaruh Rasio Leverage Likuiditas rasio Profitabilitas dan porsi saham Publik terhadap Kelengkapan Pengungkapan Laporan Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEJ (2007) 181

Analisis Kebangkrutan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya Menggunakan Metode 2 Score Altman Pada Perusahaan Consumer Good yang Terdaftar di BEJ (2007) 182

Hubungan Informasi Arus Kas dan Laba Akuntansi dengan Return Saham (2007) 183

Analisis Penerapan Murabahah (Jual-Beli) dan Perlakuan Akuntansi Murabahah Untuk pembiayaan Konsumtif (Studi Kasus pada bank Syariah Mandiri) (2007) 184

Analisis Free Cash Flow dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Kebijakan Hutang pada Perusahaan manufaktur yang Terdaftar di BEJ (2007) 192

Perlakuan Akuntansi Letter of Credit pada Bank Syariah (studi kasus pada Bank Syariah Mandiri) (2007) 193

Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Dalam Pemilihan Metode Depresiasi pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEJ (2007) 194

Analisis Faktor- faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Metode Akuntansi Persediaan pada Perusahaan Manufaktur di BEJ (2007) 195

Pengaruh Perubahan Informasi Arus Kas dan Laba Akuntansi Terhadap Return Saham Pada Industri Perbankan yang terdaftar di BEJ (2007) 196

Analisis Pengaruh Penerapan Metode Akuntansi Persediaan Terhadap Earning Price Ratio pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEJ 2001-2005 (2007) 197

Sistem Banding Atas Pelaksanaan Pencatatan dan Pengakuan Premi Serta Pelaporan asuransi Jiwa Pada Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah (2007) 198

Pengaruh Modal Kerja Pada Profitabilitas Pereusahaan (2007) 199

Analisa Pengaruh Antara Laba Akuntansi Dan Laporan Arus Kas Terhadap Harga Saham Di BEJ pada Perusahaan Metal Products Yang Terdaftar di BEJ (2007)

Analisa Pengaruh Informasi Laba Akuntansi dan Komponen Arus Kas Terhadap Harga saham periode 2002-2004 (2005) 200

Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Tingkat Bagi Hasil simpana Murabahah Bank Syariah pada Bank Muamallat (2007) 202

Studi Tentang Indikasi Manajemen Laba pada Perusahaan Perdana Saham Perusahaan Publik di Indonesia (2007) 203
Hubungan Antara Rasio Profitabilitas Dengan Nilai Tambah Ekonomis dalam Kinerja Keuangan Perusahaan (2007) 204

Analisa Kinerja Bank Devisa dan bank Non Devisa di Indonesia (2007) 205

Analisa Hubungan Informasi Laba akuntansi Total Arus Kas dan Komponen Arus Kas Dengan Harga Saham (2007) 206

Analisis Pengaruh Corporate Governance terhadap Kinerja Perusahaan (2007) 211

Analisa manfaat Rasio Keuangan dalam memprediksi Pertumbuhan Laba (studi EMPIRIS pada Perusahaan Perbankan yang terdaftar di BEJ ) (2007) 213

Analisa Perbandingan Kinerja antara bank Syariah mandiri dengan Bank Muamalat dengan rasio Camel (2007) 214

Analisa Pengaruh Pemecahan saham terhadap Harga saham dan Volume Perdagangan (2007) 243

Analisis terhadap Penerapan PSAK no 18 Mengenai Akuntansi Dana Pensiun pada PT.X (2003) 244
Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Penentuan Peringkat Kesehatan Parusahaan (studi kasus pada BUMN ) ( 2004) 245

Analisi Kondisi Keuangan Perusahaan manufaktur Yang Terdaftar Di BEJ pada masa Krisis dan Masa Sesudah Krisis (2007) 246

Profil Kinerja Berdasarkan Analisa Rasio Keuangan Perusahaan Industri Roko yang Terdaftar di BEJ (2007) 247

Analisis Pengaruh Metode Akuntansi Persediaan Leverage dan Company size Terhadap Price Earning Ratio (2007) 248

Analisa Pengakuan Pendapatan dan Beban Perusahaan re asuransi dibandingkan Dengan PSAK no 18 tentang asuransi Kerugian (Studi Kasus pada PT.RE.Asuransi Nasional Indonesia (2008) 249

Analisis Pengaruh Return on assets Return On Equity dan Earning Per Share terhadap Return Saham Perusahaan Industri KImia dan Konsumsi yang terdapat di BEJ (2007) 250
Perbandingan Kinerja Perbankan Pemerintah dan Swasta nasional Indonesia (2007) 251

Manajemen dan Akuntansi Dana Bank (studi kasus pada Bank Negara Indonesia) (2007) 252

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur Pendanaan dan Pengaruh Bersama Beban Bunga Return on Assets (ROA) terhadap Rentabilitas Modal Sendiri (2007) 253

Analisis Pengaruh Arus Kas Akrual dan Perataan Laba Terhadap Pemerataan Obligasi pada Perusahaan yang Terdaftar Di BEJ (2007) 254
Faktor- Faktor yang Berpengaruh Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan Studi Empiris di Bej (2007) 255

Analisis total akrual pada Kecepatan Earning Adjustment selama dan Setelah Krisis Moneter (2007) 265IE
Analisa perbedaan Earning Earning per Share, Present Book Value dan price earning ratio Sebelum dan sesudah Stock Split (2007) 266IE

Analisis Pengaruh Economic ValuE Added,Residual Income earning dan Arus Operasi Terhadap return yang Di Terima Oleh Pemegang saham pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEJ (2007) 267

Analisis PEmilihan metode Akuntansi Persediaan Berdasarkan Ricardian Hipotesis (2007) 268IE

Faktor- faktor Yang Mempengaruhi Kecendrungan Pemilihan Metode Akuntansi Persediaan dan Pengaruh Mode Akuntansi Persediaan Terhadap Earning Price Ratio (2007) 269IE

Analisis Faktor- Faktor yang Mempengaruhi terhadap Pemilihan Metode depresiasi untuk Aktiva Tetap Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar Di BEJ (2007) 286
ANALISIS PENGARUH PENGUMUMAN DEVIDEN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEJ (2007) 311
PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP TINGKAT BAGI HASIL SIMPANAN MUDHARABAH BANK SYARIAH PD BANK MUAMALAT INDONESIA (2007) 312
ANALISIS PENGARUH LUAS PENGUNGKAPAN SOSIAL DLM LAPORAN TAHUNAN PERUSAHAAN TERHADAP REAKSI INVESTOR PD PERUSAHAAN HIGH PROFILE DI BEJ (2007) 313
ANALISA LAPORAN KEUANGAN UTK MRNGUKUR KINERJA FINANCIAL PD PT RUBY PRIVATINDO (2005) 314
PENGARUH PERUBAHAN LABA AKUNTANSI TERHADAP PERUBAHAN HARGA SAHAM PD PERUSAHAAN SEKTOR PERDAGANGAN JASA DAN INEVSTASI DI BEJ (2007) 315
Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Deviden Payout Ratio pada Industri manufaktur yang Terdaftar Di BEJ (2007) 316
Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Deviden Payout Ratio pada Industri manufaktur yang Terdaftar Di BEJ (2007) 316

Analisis Pengaruh Pengumuman Laba Akuntansi Terhadap Perubahan Harga Saham Perbankan yang Terdaftar Di BEJ (2007) 317
Analisis Laporan Keuangan dengan Menggunakan rasio Camel untuk Menilai Tingkat Kesehatan Bank (Studi kasus PT BANK X (Perseo), Tbk (2007) 318

Analisis Pengaruh profitabilitas Industri, rasio Leverage Keuangan tertimbang Intensitas Modal Tertimbang dan Pangsa Pasar Terhadap ROA dan ROE Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEJ (2007) 319

ANALISIS ARUS KAS SEBAGAI ALAT BANTU DALAM PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI PD PT XYZ (2007) 320



Analisa Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kelengkapan Pengungkapan laporan Keuangan pada Perusahaan Industri yang Terdaftar Di BEJ (2007) 321

Faktor- faktor yang Mempengaruhi Kelengkapan laporan Keuangan pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar Di BEJ (2007) 322

Pengaruh Hedging Terhadap Posisi Hutang Perusahaan akibat Fluktuasi Nilai Tukar Pada PT BIRU AND SONS (2003) 323

Analisis Pemilihan Metode Akuntansi Persediaan dan Pengaruh nya terhadap Earning Price Ratio (2007) 360
Analisis Hubungan Antara Rasio Profitabilitas dengan EVA dalam Pengukuran Kinerja Keuangan Perusahaan (suatu Kajian Terhadap emiten Wholesale dan Retail Pada PT BEJ (2007) 361

Pengaruh Free Cash Flow Terhadap Hutang (2007) 362

Pengaruh Kepemilikan Manajemen dan Kepemilikan Instutioanal terhadap Kebijakan Hutang Perusahaan (studi Kasus Pada Perusahaan Manufakur yang Terdaftar di BEJ (2007) 363

Analisi Rasio Keuangan Sebagai Alat untuk Memprediksi Pertumbuhan Laba pada Perusahaan Makanan dan Minuman periode 2002-2004 (2007) 364

Analisis Laporan Keuangan Dengan Menggunakan rasio Camel dan Metode Altman sebagai Alat untuk Memprediksi financial Distress Pada Sektor Perbankan yang Melakukan Penggabungan Usaha (2007) 365

Analisis faktor- faktor yang Berpengaruh Pada Tingkat Underpriced pada Penawaran Perdana (2006) 366

Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar Di BEJ (2007) 437

Mekanisme Good Corporate Governance Kualitas Laba dan Nilai Perusahaan Manufaktur di BEJ periode 2002-2006 (207) 438

Analisi Kinerja keuangan dan kemahalan Harga Saham Pada Perusahaan yang Melakukan Pemecahan Saham (2007) 439

Analisis Perbandingan Relevansi Nilai Antara Net Income dan Cash Flow Terhadap Siklus Hidup Perusahaan (2007) 440
Pengaruh Kinerja keuangan Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Industri Barang Konsumsi Di BEJ (2007) 441

Analisa Hubungan Laba Akuntansi dan Laba Tunai Terhadap deviden Kas (2007) 442

ANALISA TINGKAT KESEHATAN BANK DAN LUAS PENGUNGKAPAN PERISSTIWA SETELAH TANGGAL NERACA PADA LAPORAN TAHUNAN DI BEJ (2007) 443

Analisis penerapan metode Akuntansi Persediaan dan Pengaruh nya Terhadap market Value pada perusahaan Manufaktur yang Terdaftar DI BEJ (2007) 444

STUDI TERHADAP PENGUKURAN KINERJA AKUNTANSI PERUSAHAAN PROSFEKTOR DAN DEFENDER DAN HUBUNGANYA DENGAN HARGA SAHAM (ANALYSIS DENGAN PENDEKATAN LIFE CYCLE THEORY (2007) 446

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGUNGKAPAN SOSIAL PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEJ (2007) 445

Analisis Pengaruh Ukuran Perusahaan Profitabilitas Debt To Equity Opini Audit dan Reputasi Auditor Terhadap Ketidaktepatan waktu Pelaporan Keuangan pada Perusahaan yang Terdaftar DI BEJ (2007) 447

Analisis Hubungan Antara Laba Akuntansi dan Laba Tunai Dengan Deviden Kas (perusahaan perbankan Yang telah Go Publik Di Bej 2002-2003 (2007) 448

Analisa Laporan Keuangan Akuntansi Konvensional dan Akuntansi Sumber Daya Manusia (studi Kasus Pada PT Pupuk Kujang (2007) 449
Analisis Penerapan Metode Akuntansi persediaan pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar Di BEJ (2007) 450

Analisis Faktor-fakktor yang Berpengaruh Terhadap Ketepatan waktu Pelaporan Keuangan (2007) 451

Pengaruh informasi arus kas operasi dan penyesuaian akrual terhadap Unexpected Trading ,volume Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEJ (2007) 4552

ANALISIS EFEKTIVITAS PERANAN KOMITE AUDIT DALAM PENGELOLAAN PERUSAHAAN (2007) 453

ANALISIS PENGARUH ARUS KAS AKRUAL DAN PERATAAN LABA TERHADAP PENINGKATAN OBLIGASI PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEJ (2007) 455

PENGARUH STRUKTUR CORPORATE TERHADAP NILAI DAN KINERJA PERUSAHAAN (2007) 456

ANALISIS MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE AGENCY COST DAN NILAI PERUSAHAAN (2007) 457

PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN FREE CASH FLOW TERHADAP KEBIJAKAN UTANG PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEJ (2007) 458

ANASLISIS RASIO KEUANGAN SEBAGAI ALAT UNTUK MEMPPREDIKSI DELISTING PERUSAHAAN , PADA PERUSAHAAN LISTING DAN DELISTING YANG TERDAFTAR DI BEJ (2007) 459

PENGARUH PUBLIKASI LAPORAN KEUANGAN TERHADAP VOLUME PERDAGANGAN SAHAM PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEJ (2007) 460
ANALISA PREDIKSI LABA MASA MENDATANG LABA DAN ARUS KAS PADA KONDISI PEREKONOMIAN NORMAL DAN TIDAK NORMAL (2003) 432

ANALISA HUBUNGAN KELENGKAPAN PENGUNGKAPAN LAPORAN TAHUNAN DENGAN TINGKAT LIKUIDITAS SOLVABILITAS UKURAN PERUSAHAAN DAN JENIS INDUSTRI PADA PERUSAHAAN GO PUBLIK YANG TERDAFTAR DI BEJ (2006) 433

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN DALAM DEVIDEN PAYOUT RATIO PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEJ (2007) 435

PENGARUH KINERJA PERUSAHAAN DAN KINERJA PASAR TERHADAP HARGA SAHAM (2008) 518

PENGARUH MANAJEMEN LABA PADA NILAI DAN KINERJA PERUSAHAAN IPO YANG TERDAFTAR DI BEJ (2007) 519

PREDIKSI KONDISI FINANCIAL OKTRES PERUSAHAAN YANG GO PUBLIK MELALUI ANALISIS RASIO KEUANGAN MODEL Z SCORE ALTMAN (2007) 520

PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP RENTABILITAS MODAL SENDIRI PADA INDUSTRI TEXTIL YANG TERDAFTAR DI BEJ PASCA PUNCAK KRISIS EKONOMI (2007) 521

ANALISIS PENGARUH PENERAPAN METODE FIFO DAN WEIGHTED AVERAGE DALAM AKUNTANSI PERSEDIAAN TERHADAP PRICE EARNING RATIO (2007) 522

ANALISA KINERJA KEUANGAN BANK SEBELUM DAN SESUADAH MERGER DENGAN MENGGUNAKAN RASIO KEUANGAN (2007) 539

ANALISIS KETAATAN EMITEN TERHADAP ATURAN BOARD GOVERNANCE DAN PENGARUH NYA DENGAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG GO PUBLIK DI BEJ (2007) 540

ANALISIS RASIO KEUANGAN DAN POTENSI KEGAGALAN USAHA PADA PT.INDOSAT Tbk PERIODE 2002-2005(DIBANDINGKAN DENGAN RASIO KEUANGAN RATA-RATA INDUSTRI TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BEJ (2007) 541

PENGARUH RASIO KEUANGAN MODEL ALTMAN DAN UKURAN PERUSAHAAN DALAM MEMPREDIKSI KEBANGKRUTAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR ANEKA INDUSTRI YANG TERDAFTAR DI BEJ (2007) 542
ANALISIS PENGARUH FAKTOR-FAKTOR FUNDAMENTAL PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEJ TERHADAP KELENGKAPAN LAPORAN KEUANGAN (2007) 543
ANALISIS TERHADAP FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN METODE DEPRESIASI (2007) 544
ANALISIS FAKTOR-FAKKTOR YANG MEMPENGARUHIO RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BEJ DENGAN PERATAAN LABA (INCOME SMOTHING) SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (2007) 545
AKUNTANSI PENJUALAN CICILAN DAN PENGARUHNYA THD PENDAPATAN PT ASTRA INTERNATIONAL ISUZU SALES OPERATIONAL CAB PRAMUKA (2000) 546
ANALISIS PENGARUH INTERAKSI LABA DENGAN LAPORAN ARUS KAS TERHADAP RETURN SAHAM (2007) 548
REVALUASI AKTIVA TETAP PERLAKUAN AKUNTANSI DAN PENGARUHNYA THD KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR GO PUBLIK (2000) 607
ANALISIS RASIO-RASIO KEUANGAN DLM RANGKA UNTUK MENILAI KESULITAN KEUANGAN PD PERUSHAAN INDUSTRI TEXTIL (2007) 609T
ANALISIS RASIO KEUANGAN SBG SALAH SATU ALAT UKUR DLM MENILAI KESEHATAN PERUSAHAAN (STD KASUS PD PT DYNAPLAST TBK ) (2003) 610T
ANALISA PENERAPAN BAGI HASIL PIHAK KE TIGA DAN PENERAPAN AKUNTANSI UNTUK PEMBIAYAAN MUDHARABAH (STD KASUS PT BANK SYARIAH MANDIRI) (2007) 612
PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN YANG GO PUBLIK PERIODE 2005-2006 (2008) 523
Pengaruh karakteristik perusahaan terhadap pengungkapan sosial perusahaan (pada perusahaan yang terdaftar di BEJ (2008) 538

judul

Analisis Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Barang Dagangan Secara Komputerisasi Pada Mini Market Serayu (2000)
Analisis Sistem Penjualan Melalui Internet Pada Matahari Departement Store (2000)
Evaluasi Efektivitas Pengendalian Intern Sistem Penjualan Piutang Dan Penerimaan Kas (Studi Kasus Pada PT. Karya Marbelindo Lestari (2002) - 9537

Sistem Pengendalian Intern Akuntansi Penjualan Berdasarkan Data Elektronik (1999) - 3001
Evaluasi Pengendalian Intern Atas Pembelian, Penjualan Dan Persediaan Pada PT. X (2000)
Analisa Sistem Komputerisasi Kepegawaian Dan Pembayaran Gaji Dalam Meningkatkan Pengendalian Internal Terkait Pada PT. Aplikanusa Lintasarta (2000)
Evaluasi Efektivitas Atas Pengendalian Sistem Penjualan Berbasis Internet Pada wetmarket.com Pte. Ltd (2000)
Analisis Sistem Informasi Penjualan Dengan Menggunakan Pengolahan Data Elektronik Pada Perusahaan Tekstil PT. Himalaya Tunas Texindo - Bandung (2000)
Analisa Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Terkomputerisasi Atas Sistem Dan Prosedur Pembayaran Pada PT. Sion Indonesia (2000)
Anlisis Sistem Informasi Akuntansi Pelayanan Rawat Inap Pada Rumah Sakit Jantung Harapan Kita (2000)
Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Terhadap Pengendalian Intern Pada PT. Sharp Yasonta Antar Nusa (2000)
Evaluasi Struktur Pengendalian Intern Atas Penjualan Kamar (Sewa) Pada Hotel Petamburan (2000)
Analisis Sistim Informasi Akuntansi Pembelian Bahan Baku Penolong Pada PT. Krama Yudha Ratu Motor (2000)
Analisis Sistem Pengendalian Intern Atas Akuntansi Penjualan Jasa Untuk Meningkatkan Pelayanan Di Mandarin Oriental Hotel (2000)
Analisis Atas Efisiensi Dan Efektivitas Sistem Informasi Penerimaan Kas (Studi Kasus Pada Biro Perjalanan Wisata PT. Altorino Wijaya) (2000)
Analisa Sistem Penjualan Dan Penerimaan Kas Pada PT. Hero Supermarket Tbk (2000)
Evaluasi Efektivitas Sistem Informasi Prosedur Penjualan Ekspor Pada PT. Sumalindo Lestari Jaya Tbk (2000)
Analisis Sistem Penggajian Dalam Rangka Mengefektifkan Pengendalian Intern Pada Kantor Akuntan Publik X (2000)
Analisis Sistem Informasi Penjualan Kredit Pada Penerimaaan Kas/ Bank Pada PT Indo luhur sejati (2001)
Analisis Peranan Elektronik Data Interchange Dalam Pengendalian Pada Hero Supermarket Tbk (2000)
Analisa Penerapan Sistem Informasi Persediaan Dalam Upaya Meminimalisasi Human Error Pada PT. X (2000)
Evaluasi Efektivitas Sistem Penggajian Karyawan Yang Terkomputerisasi Pada PT. Istana Kebon Jeruk (2000)
Analisis Terhadap Sistem Informasi Pengadaan Barang Dagang Pada Pasar Raya (2000)
Evaluasi Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Dalam Sistem Akuntansi Pembeliaan Suku Cadang Pada PT. Indomobil Suzuki International (2000)
Evaluasi Terhadap Pengendalian Intern Atas Sistem Pembelian Impor Yang Terkomputerisasi Pada PT. Otto Perkasa Indomulia (2000)
Evaluasi Efektivitas Sistem Pengendalian Intern Dalam Sistem Akuntansi Pembelian Suku Cadang Pada PT. Indomobil Suzuki Internasional (2000)
Evaluasi Efektivitas Sistem Penggajian Yang Terkomputerisasi Pada PT. PLN Persero (2000)
Evaluasi Efektivitas Sistem Informasi Pendapatan Pada PT. Primasia Securities (2000)
Analisis Sistem Penggajian Dalam Rangka Mengefektifkan Pengendalian Intern Pada Kantor Akuntan Publik (2000)
Evaluasi Efektivitas Sistem Penggajian Karyawati Yang Terkomputerisasi Pada PT. Istana Kebon Jeruk (2000)
Analisa Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Pada PT. Indo Mental Central Tama Industry (2000)
Analisa Pengendalian Intern Pada Sistem Pembeliaan Suku Cadang PT. (Persero ) Djakarta Lloyd (2000)
Analisis Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Pada PT. Setia Jaya (2000)
Evaluasi Penerapan Sistem Penggajian Yang Terkomputerisasi Pada PT. Toko Gunung Agung (2000)
Analisis Sistem Informasi Penjualan Dengan Menggunakan Pengolahan Data Elektronika Pada Perusahaan Textil PT. Himalaya Tunas Texini Bandung (2000)
Evaluasi Efektivitas Sistem Pembelian Bahan Baku Di PT. Lingkar Matra (2000)
Evaluasi Efisiensi Sistem Informasi Penggunaan Obat-Obatan (Studi Kasus RS Immanuel) (2000)
Evaluasi Atas Efektivitas Dan Efisiensi Sistem Informasi Persediaan (Studi Kasus PT. Adhika Global Kencana) (2001)
Analisa Sistem Informasi Freight Dan Pengaruhnya Terhadap Pendapatan Pada Perusahaan Hapag Lloyd Container Line (2001)
Analisis Penerapan Sistem Informasi Berbasis Intranet Untuk Aplikasi Persediaan Pada PT. X (2001)
Analisis Kemungkinan Penerapan Sistem Informasi Terpadu (Terkomputerisasi) Pada Pelayanan Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan (2001)
Analisis Penerapan Sistem Informasi Terpadu (Terkomputerisasi) Pada Pelayanan Rawat Jalan (Studi Kasus Pada Rumah Sakit Daerah Tarakan (2001)
Analisa Sistem Informasi Akuntansi Pembelanjaan Kredit Usaha Kecil Pada PT. Bank X (2001)
Analisa Sistem Informasi Penjualan Barang Melalui Internet PT. Elek Media Komputindo (2001)
Analisa Sistem Informasi Akuntansi Atas Pelayanan Jasa Hotel (Studi Kasus Pada Hotel Banian Boulevar (2001)
Analisis Sistem Informasi Atas Jasa Pelayanan Medical Check-Up Pada Rumah Sakit Pondok Indah (2001)
Evaluasi Penerapan Sistem Penggajian Yang Berbasis Komputer Pada PT. (Persero) Angkasa Pura II Bandara Soekarno- Hatta (2001)
Evaluasi Efektivitas Sistem Informasi Pelayanan Penyewaan Di Apartemen Golf Pondok Indah (2001)
Evaluasi Penerapan Sistem Pembelian Impor Pada PT. Indomobil Suzuki Internasional (2001)
Analisis Sistem Informasi Akuntansi Pelayanan Peti Kemas Pada PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia II (2001)
Analisa Sistem Informasi Pelayanan Nasabah Ritail Pada Bank Universal Tbk (2001)
Analisis Efektivitas Dan Efisiensi Sistem Pelayanan Jasa Peti Kemas Di PT. Jakarta International Container Terminal (2001)
Evaluasi Efektivitas Sistem Pengendalian Internal Atas Sistem Akuntansi Penjualan , Piutang Dan Penerimaan Kas Di Pertamina (2001)
Analisis Perencanaan Strategis Dalam Pengembangan Sistem Informasi Untuk Nasabah Pada Beberapa Retail Banking Yang Sudah Go Public (2001)
Evaluasi Efektivitas Sistem Penggajian Terkomputerisasi Pada PT. Ayu Mas Agung (2001)
Analisa Sistem Informasi Akutansi Terhadap Pembayaran Klaim Asuransi Manulife Financial Terhadap Nasabahnya (2001)
Evaluasi Sistem Pengendalian Internal Atas Siklus Pendapatan Pada Hotel Cempaka Sari (2001)
Usulan Rancangan SIA Pengelolaan Dana Kegiatan Mahasiswa Untuk Meningkatkan Pengendalian Internal (2001)
Analisis Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Pada PT. X (2001)
Sistem Analisis Dan Desain Prosedur Penjualan Pada PT. Mitra Sarana Purnama.(2002)
Evaluasi Atas Sistem Informasi Perhotelan Untuk Mendukung Pengumpulan Dan Penentuan Cost Layanan (Study Kasus Pada Hotel Seruni Batam) (2002)
Analisis Terhadap Sistem Pengendalian Penjualan Dengan Basis Tekhnologi Informasi Pada PT. Astra Graphia Tbk (2002)
Evaluasi Efektivitas Sistem Informasi Penghimpunan Dana Deposito Mudharabah Pada PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk (2002)
Analisa Pengendalian Intern Pada Sistem Penagihan Jasa Internet PT. Widya Cakra Putra Pertiwi (2002)
Analisis Sistem Informasi Pelayanan Nasabah Retail Pada Bank Internasional Indonesia (2002)
Analisis Sistem Informasi Produk Layanan Gaji Dari Bank Internasional Indonesia Dengan Penggunaan Perangkat Lunak LG PC (2002)
Analisis Sistem Informasi Penjualan Karcis Langganan Tol (KLT) Dalam Kota Jakarta Pada PT. Jasa Marga (2002)
Analisis Sistem Informasi Penjualan Pada PT. Tiara Permata Sari (2002)
Evaluasi Efektivitas Pengendalian Intern Sistem Penjualan Piutang Dan Penerimaan Kas (Studi Kasus Pada PT. Karya Marbelindo Lestari (2002)
Evaluasi Atas Sistem Informasi Untuk Pengumpulan Dan Penentuan Biaya Layanan Jasa Hotel Cempaka (2003)
Analisis Sistem Penjualan Melalui Internet Pada PT. Graha Kemang Sentosa (2003)
Analisis Pengendalian Internal Atas Sistem Informasi Persediaan Pada Hotel Quality Bandara (2003)
Evaluasi Penerapan Sistem Penggajian Yang Berbasis Komputer Pada PT. Elnusa Geosains (2003)
Analisa sistem penagihan jasa ABSI (Assimetric Digital Subscriber Line ) pada PT X (2003)
Analisis pengendalian internal pada prosedur pemberian kredit usaha di Bank Bni 46 (2004)
Analisa sistem pengendalian intern terhadap sistem pelayanan nasabah melalui media ATM dan Tele Banking pada Bank BNI 46 (2004)
Analisis pengendalian internal sistem pendapatan dalam perusahaaan jasa penyediaan layanan telekomunikasi akses internet (Telkomnet @ Instant) pada PT. Telkom (2004)
EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PERSEDIAAN BAHAN BAKU (STUDI KASUS PADA PT.PENJALINDO NUSANTARA (2000) 561
ANALISIS PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN DALAM LEGIATAN OPERASIONAL ATM PADA BANK XYZ (2000) 562
PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS SISTEM DAN PROSEDUR PEMBAYARAN GAJI YANG BERBASIS KOMPUTER PADA PT.EP (2000) 563
EVALUASI ATAS PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM PEMBELIAN KREDIT KEPEMILIKAN RUMAH (STUDI KASUS PADA BANK X) (2000) 564
ANALISIS SISTEM PENJUALAN,PIUTANG DAN PENERIMAAN KAS SECARA KOMPUTERISASI PADA PT.DHARMA POLIMETAL (2000) 565
ANALISIS DAN PERENCANAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DAN PENGENDALIAN PIUTANG YANG TERKOMPUTERISASI PADA PT.X (2000) 566
ANALISA PENANGANAN ORDER PENJUALAN PADA SISTEM PENJUALAN PT ERCO UTAMA MANDIRI PERSADA (2000) 567
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFESIENSI SISTEM PENJUALAN MELALUI MEDIA INTERNET (STUDI KASUS PADA PT INTEGRASI) (2000) 568
ANALISIS SISTEM KOMPUTERISASI TERHADAP PEMBELIAN DAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PT.HARDAYA ANEKA SHOES INDUSTRY (2000) 569
EVALUASI PENERAPAN SISTEM PENGGAJIAN YANG BERBASIS KOMPUTER PADA PT.INDOSAT (2000) 570
ANALISA PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI YANG TERKOMPUTERISASI PADA PENGOPERASIAN ATM (STUSDI KASUS ATAS BANK XYZ (2000) 571
ANALISIS SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN SECARA KOMPUTERISASI YANG DI TETAPKAN PT INTRACO PENTA (2000) 572
Analisis faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja Sistem Informasi Akuntansi pada Perusahaan Perbankan (2007) 235
Anaslisis dan Perancangan sistem Informasi Penjualan dan Piutang Dagang PT Mambruk energy International (2007) 236
Efektivitas sistem Pengadaan Barang yang Berbasis Komputer PT.Caltex Pacific Indonesia (2007) 259
Analisis Pengendalian Intern pada Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Expor di Krakatau Steel (2007) 281
ANALISIS SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN PADA PT RIASIMA ABADI (2007) 367
PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PERUM PERURI (2007) 529

judul skripsi

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN UNTUK MENILAI PRESTASI KERJA MANAJER PENJUALAN PADA PR. WELAS ASIH MALANG Download!!
ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP DAN PENGARUHNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TAKSI PT. NGURAH RAI BALI TAXI
Efektivitas Pemungutan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Dalam Rangka Otonomi Daerah di Kota Malang
PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA, TINGKAT INFLASI, DAN KURS DOLLAR US TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN LQ-45 YANG GO PUBLIC DI BEJ
DIVERSIFIKASI SAHAM DENGAN MODEL MARKOWITZ SEBAGAI DASAR PENETAPAN INVESTASI SAHAM (Studi Kasus pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta)
PENTINGNYA ANALISA LAPORAN KEUANGAN CALON DEBITUR SEBAGAI BAHAN PERTIMBANGAN PEMBERIAN KREDIT PADA BPR HAMINDO NATA MAKMUR PARE – KEDIRI
PERLAKUAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP BERWUJUD DAN PENGARUHNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN TEH CINTA DAMAI BERJAYA BANJARMASIN
ANALISIS STUDI KELAYAKAN TENTANG PENAMBAHAN SARANA ANGKUT (ARMADA BUS) PADA PERUSAHAAN P.O. SIMPATIK MATARAM
ANALISIS PERBEDAN PROFITABILITAS PERUSAHAAN SEMEN SEBELUM DAN SESUDAH GO PUBLIC DI BURSA EFEK SURABAYA
PENGUKURAN DAN PELAPORAN BIAYA MUTU SEBAGAI ALAT UNTUK MENILAI KINERJA PERUSAHAAN GENTENG BETON ULTRA MALANG
PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN BIAYA PEMELIHARAAN AKTIVA TETAP (MESIN) UNTUK MENJAGA KELANCARAN PRODUKSI PADA PT. SINDOPEX PEROTAMA SIDOARJO
PENGARUH EARNING PER SHARE TERHADAP RETURN SAHAM (Studi pada Perusahaan Non Manufaktur yang Go Public di Bursa Efek Jakarta)
ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM MENYEDIAKAN INFORMASI UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENJUALAN PADA PERUSAHAAN “MALANG INDAH” MALANG
PERENCANAAN PAJAK (TAX PLANNING) DALAM RANGKA PENGHEMATAN PEMBAYARAN PAJAK PENGHASILAN (Studi pada PT. Sulindo Mas Jaya Pandaan)
ANALISIS BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA MANAJEMEN PADA PT. TELKOM (Persero) KANDATEL MALANG
PENGARUH VOLUME PENJUALAN SAHAM DAN TINGKAT SUKU BUNGA SBI TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Pada Perusahaan Tekstil Yang Go Public Di Bursa Efek Jakarta)
KONSEP ECONOMIC VALUE ADDED SEBAGAI ALTERNATIF UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ROKOK YANG LISTING DI BURSA EFEK JAKARTA
KELAYAKAN INVESTASI AKTIVA TETAP PADA PERUSAHAAN JASA ANGKUTAN WISATA PT. MEGA HANDIKA TOUR DENPASAR – BALI
PERBANDINGAN ANTARA RETURN ON ASSETS (ROA) DENGAN ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DALAM MENILAI KINERJA PERUSAHAAN (Studi Kasus Pada Perusahaan Rokok Yang Go Public di Bursa Efek Jakarta)
LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN BIAYA PRODUKSI SEBAGAI ALAT UNTUK MENILAI BIAYA PRODUKSI DAN PENILAIAN KINERJA PADA PERUSAHAAN
ROKOK “DJAGUNG PADI” MALANG
PENGARUH RISIKO SISTEMATIS DAN LIKUIDITAS TERHADAP TINGKAT PENGEMBALIAN SAHAM PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG GO PUBLIC DI BES
ANALISIS BIAYA DIFFERENSIAL DALAM RANGKA MENERIMA ATAU MENOLAK PESANAN KHUSUS PADA PT. PINDAD TUREN MALANG
OPTIMALISASI KAS DALAM UPAYA MENJAGA LIKUIDITAS DAN MENINGKATKAN RENTABILITAS PADA PERUSAHAAN MEBEL GATRA MAPAN KARANGPLOSO MALANG
EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA MANAJER PENJUALAN PADA PERUSAHAAN MEUBEL “RAJA”
DENPASAR BALI
PERLAKUAN AKUNTANSI ATAS AKTIVA TETAP BERWUJUD DAN PENGARUHNYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN PADA CV. SAMUDRA RAYA CUPEL NEGARA BALI
PERENCANAAN PAJAK (TAX PLANNING) DALAM RANGKA PENGHEMATAN KAS STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN GARMENT “MEKAR WANGI COLLECTION”
GIANYAR - BALI
ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENJUALAN PADA CV. KHANA TABANAN – BALI
ANALISA KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ASURANSI (PT. ASURANSI HARTA AMAN PRATAMA Tbk, PT. ASURANSI RAMAYANA Tbk, PT. LIPPO INSURANCE Tbk)
YANG GO PUBLIC DI BEJ
PERANAN ANALISIS COST PROFIT VOLUME SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA PERUSAHAAN ROKOK “SATU JAYA” TANGGULANGIN SIDOARJO
ANALISIS COST , PROFIT, VOLUME UNTUK PERENCANAAN LABA PADA PERUSAHAAN TENUN NASIONAL CV. HANA MULTIGUNA NGUNUT TULUNGAGUNG
PENYUSUNAN ANGGARAN BIAYA PRODUKSI PADA PERUSAHAAN MEUBEL FURNITURE ASRI L U M A J A N G
MENGHITUNG TINGKAT KEUNTUNGAN SAHAM DENGAN CAPITAL ASSET PRICING MODEL UNTUK MENENTUKAN PORTOFOLIO SAHAM PERUSAHAAN LQ-45
ANALISIS PROFITABILITAS SEBAGAI DASAR PENILAIAN EFISIENSI MANAJEMEN PADA PT. GUDANG GARAM, Tbk
FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN OLEH BPR DALAM PEMBERIAN KREDIT (Studi Kasus BPR di Kabupaten Jombang)
ANALISA LAPORAN KEUANGAN PERBANKAN SEBAGAI ALAT PENILAI PERFORMANCE BANK UNTUK TUJUAN PRUDENTIAL (KEHATI-HATIAN)
PADA BANK RAKYAT INDONESIA
PENGARUH PERSISTENSI LABA AKUNTANSI DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP HARGA SAHAM (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Kategori LQ-45
yang Terdaftar di BEJ)
PENGARUH EARNING PER SHARE TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN ROKOK YANG GO PUBLIC DI BEJ
ANALISA RASIO KEUANGAN DAN Z-SCORE (ALTMAN) SEBAGAI MODEL UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TEKSTIL DI BES
PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP DOLAR PADA RATA-RATA HARGA SAHAM PERUSAHAAN PUBLIK DI BURSA EFEK JAKARTA (BEJ)
ANALISIS KELAYAKAN PENAMBAHAN GEDUNG BARU (EKSPANSI) PADA PERUSAHAAN ROKOK GUDANG SORGUM MALANG
PENERAPAN ACTIVITY BASED COSTING SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF PENGENDALIAN BIAYA OVERHEAD PABRIK PADA PERUSAHAAN MIE DEWI SRI SUMENEP MADURA
ANALISIS RATIO KEUANGAN SEBAGAI ALAT UNTUK MENGUKUR PRESTASI MANAJEMEN PADA PT. GUDANG GARAM K E D I R I
PENERAPAN TAX PLANNING DALAM UPAYA MENINGKATKAN EFISIENSI PEMBAYARAN BEBAN PAJAK PADA PERUSAHAAN PT. MALANG INTERMEDIA PERS (RADAR MALANG)
ANALISIS LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN BIAYA PRODUKSI UNTUK MENILAI KINERJA MANAJER PRODUKSI PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA X (PERSERO)
PG. TJOEKIR JOMBANG
di 12:55:00 AM Diposting oleh Kumpulan Judul Skripsi Gratis!!
Sukses, Tujuan Hidup Manusia . “ Katakanlah hai hamba – hamba-Ku yang beriman bertaqwalah kepada tuhanmu. “ Orang – orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang – orang yang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tampa batas. ” ( Qs Az Zumar ( rombongn – rombongan ) ayat 10.


Siapapun orangnya mulai dari pemimpin sampai rakyat biasa tak ada yang menginginkan kegagalan, semuanya pasti ingin sukses, kesuksesan itu saling bergandengan dengan kebahagiaan. Sebaliknya kegagalan sangat dekat dengan kesedihan dan kekecewaan. Dari dua opsi diatas muncullah bermacam ragam konsep sukses. Tak sedikit dari manusia yang sering mendekatkan sukses itu dengan kekayaan yang melimpah, jabatan yang sedang diduduki, ketenaran yang selalu dipertahankan dsb. Orang dikatakan suskses manakala hidupnya berlimpah harta, menjadi orang ternama sekaligus menduduki jabatan tinggi.



Apkah hanya ini arti sukses ?. Ternyata tidak terlalu dapat dibenarkan. Apalagi kesuksesan dalam konteks ini disandingkan dengan kebahagiaan. Ternyata tak selalu orang kaya dan terkenal dan didulung oleh jabatan tinggi yang hidupnya bahagia.


Menjadikan kekayaan , popularitas dan kedudukan sebagai indikasi kesuksesan tidak selamanya salah. Tapi kalau hanya terpokus pada ketiga komponen diatas tidaklah mencukupi. Arti sukses tidaklah bias didevenisikan hanya berpedoman pada ketiga hal yang disebutkan diatas. Justru orang sering terjerembab dan terjebak dalam kebingungan dan kegelisahan kalau hanya mengangap ketiga hal itu sebagai satu-satunya indicator kesuksesan dan keberhasilan.


Kekayaan, ketenaran dan kedudukan yang empuk lagi basah adalah sesuatu yang sulit untuk di raih, tak seluruh manusia yang bias menikmatinya, karenanya setiap manusia akan selalu bersaing untuk merengkuhnya. Mereka-mereka yang menganggap kesuksesan hanya bias diraih dengan kekayaan, popularitas maupun kedudukan semata, akan selalu berusaha untuk menemukannya dengan segala cara. Halal haram tak digubrisnya, inilah penyebab utam manusia itu melakukan apasaja. Mentalnya akan egois, sombong dan tidak mau ambil pusing dengan kesengsaraan dan kesusahan yang diderita orang lain.


Karenanya, tak mengherankan kalauorang-orang yang terlalu disibukkan dalam pencarian harta semata mengabaikan akan keluarganya. Orang yang tamak lagi rakus didalam meraih suatu jabatan, menjadi tega menyikut teman sendiri, orang yang ingin tenar akan rela menyerahkan segala kehormatan dan jati dirinya. Padahal hanya kehormatan dan jati dirilah yang paling bermakna dalam kehidupan seseorang. Namun hal ini sering kali ditundukkan oleh nafsu angkara murka duniawi semata.


Orang yang memiliki anggapan hanya jabatan, ketenaran maupun kekayaan sebagai puncak dan lambing kesuksesan akan sulit menikmati hidupnya. Sebab ia hanya menganggap ketiganya adalah puncak kesuksesan. Kalau ketiga-tiganya sudah diraih tak ada lagi yang ingin direngkuhnya. Maka, tak mengherankan kalau kebanyakan manusia yang sudah memiliki hal ini terjerembab dalam kancah kebingungan. Harus berbuat apa lagi karena kesuksesan menurutnya sudah dicapai. Akhirnya untuk menikmati kesuksesan itu tak sedikit yang pergi kekafe-kafe, club-club malam sambil menghabiskan waktunya dengan minum-minuman keras dan wanita penghibur (pelacur).


Perspektif Islam


Islam tidak melarang manusia khususnya manusia Islam untuk meraih kekayaan, ketenaran maupun jabatan, Namun, menjadikan ketiga hal diatas sebagai satu-satunga indicator kesuksesan, jelas sangat keliru. Namun Islam selalu mengajarkan untuk menjadikan ketiga komponen diatas sebagai prasarana dan kendaraan menuju pada jalur kesuksesan itu. Sehingga kesuksesan, ketenaran maupun jabatan yang sudah diraih tersebut tidak kosong dari unsure religius, yang bermuara pada kebahagiaan dunia dan akhirat.


Inilah keadaan yang diinginkan Islam dari pemeluknya, yang digambarkan dalam satu cita-cita yang selalu dilantunkan dalam doa. ” Yaa Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup diduni dan kebaikan hidup diakhirat, dan peliharalah kami dari siksa api neraka. ” ( Qs Al Baqarah – 201).


Dalam lantunan doa diatas terbersit satu permohonan , ” Berilah kami kebaikan” Sejak dulu kebaikan yang kita harapkan harus diawali dengana kebaikan yang di start dari dalam diri sendiri. Suatu yang mustahil apabila diri menginginkan reward dan nilai tambah berupa kebaikan dari Allah dan manusia, sementara prilaku buruk, zalim bahkan keji masih juga mengandeng tangan kemana kita melangkah. Bersegeralah untuk menghilangkan penyakit-penyakit rohani dan prilaku tidak terpuji, selama diri dalam proses pencarian kebahagiaan dan kesuksesan.


Secara universal diantara karakter dasar manusia adalah, selalu berkeinginan kuat untuk mengaktualisasikan dirinya. Didalam usaha ini Islam sebagai agama rahmatan lil alamin menyuguhkan pedoman, untuk selalu melanggengkan budaya mau memberi manfaat bagi kehidupan orang lain. Pemberian itu harus bersih dan ikhlas jauh dari unsure mengharapkan dukungan, pujian, sanjungan dsb, inilah bentuk aktualisasi diri yang paling tinggi yang akan berbuah kebahagiaan dan kepuasan bathin yang tak terhingga. Dari sinilah kesuksesan itu bias dicetak.


Agar biasa memberi tentu kita harus memiliki, apa yang mau diberi kalau diri sendiri kekurangan. Nah disinilah peran penting jabatan dan kekayaan yang akan berkoalisi menemukan muaranya. Namun jika jauh dari keikhlasan dalam hal memberi maka pemberian tersebut tidak akan memberikan kepuasan apalagi kebahagiaan. Dalam situasi seperti ini kesuksesan itu belum direngkuh meskipun seseorang itu memiliki harta yang banyak maupun kedudukan yang tinggi selama diri tidak ikhlas dalam memberi.


Sejarah Islam memberikan gambaran nyata pada kita, bagaimana kesuksesan yang dibarengi dengan hidup bahagia yang telah berhasil direngkuh oleh para sahabat Rasul Saw. Sebut saja Usmant Bin Affan dan Abdulrahman Bin Auf. Mereka kaya, terkenal, disegani, punya kedudukan dsb. Kuncinya mereka selalu menjalankan pesan Rasulullah Saw agar memberi dengan barang yang bermanfaat penuh keikhlasan.


Yang mampu mengantarkan seseorang kejenjang kesuksesan bukan hanya dengan harta dan pangkat semata. Ilmu dan moral mulia yang dimiliki juga mampu mengantarkan seseorang pada tangga kesuksesan dan kebahagiaan, tentu selama ilmu dan moral tersebut tetap dijalankan dalan setiap sisi kehidupan ini.


Seorang muslim sejati harus memiliki sebuah cita-cita untuk sukses, meskipun cita-cita itu tak mesti tercapai. Cita-cita bagi seorang muslim harus dijadikan kompas sekaligus menjadikanya sebagai motor pengerak didalam merengkuh kesuksesan yang dicita-citakan. Dalam konteks ini kesuksesan terletak pada proses pencapaian cita-cita dengan terus menikmati hasilnya, apapun yang terjadi dan tak mesti harus sesuai dengan yang diinginkan.


Selain itu mengelola waktu dengan seksama merupakan salah satu aspek terpenting untuk merengkuh kesuksesan dan kebahagiaan. Menyisihkan waktu untuk beribadah apabila watunya sudah masuk disela-sela kesibukan dalam bekerja sangat penting untuk diperhatikan. Tidak sedikit dari umat manusia yang mengalami kerugian dalam hal waktu ini. ” Demi masa. Sesungguhnya manusia itu dalam keadaan merugi. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan saling menasehati supaya mentaati kebenaran dan saling menasehati supaya menetapi kesabaran. ” ( Qs Al Asr : 1 – 3 ).


Tanamkanlah selalu semangat untuk terus mencoba, mengetahui sesuatu lebih dalam dan mendetail dan tidak suka membuang-buang waktu. Menjadiikan setiap kesalahan dan kegagalan sebagai pelajaran dan cambuk diri guna mengejar kesuksesan dunia wal akhirat. Didalam menemukan kebahagiaan sebagai puncak kesuksesan tidaklah terlalu sulit, namun tidak mungkin juga semudah membalik telapak tangan. Kuncinya adalah raih kebahagiaan dengan selalu hidup seimbang ( dunia dan akhirat) serta selalu mensyukuri nikmat Allah apa adanya, karean Allah Swt juga tidak ingin umatnya selalu hidup dalam kegelisahan dan kecemasan. Allah Hu A’llam.


Penulis : Pengamat Masalah Sosial Keagamaan
Kami mendapati penjelasan dalam kitab kami bahwa ash- shiddiq (orang yang benar) tidak pernah meleset dari firasyatnya!” Dugaan pemuda Yahudi itu memang benar, Syaikh Ibrahim memang mengenalinya dengan tepat.

Pemuda tampan berpakaian sangat indah dengan aroma parfum di tubuhnya itu tidak bisa mengelak, tatapan mata Syaikh Ibrahim seakan menguliti jatidirinya. Lantas pemuda itu dengan penuh kesadaran mengakui identitasnya sebagai Yahudi yang menelusup di keramaian jamaah masjid. Padahal kedok penyamarannya nyaris sempurna, tampil layaknya kaum muslimin saat itu. Namun ketajaman mata hati Syaikh Ibrahim menyingkap tabir penyamarannya. Tanpa ragu, pemuda tadi mengakui sifat shiddiq Syaikh Ibrahim sekaligus menyatakan dirinya menjadi muslim.

Syaikh Ibrahim al-Khawwash hidup pada zaman Kekhalifahan Abbasiyah di bawah pimpinan Khalifah Ar-Radhi Billah (322-329 H /934-940 M). Masa transisi kepemimpinan dari Bani Abbas ke Bani Buwaih. Periode sebelumnya di masa Al-Ma’mun, daulah Abbasiyah mengalami titik tertinggi pengaruh Yunani. Dimana kecenderungan rasionalistik khalifah dan para pendukungnya dari kelimpok Mu’tazilah yang meyatakan teks-teks keagamaan harus bersesuaian dengan nalar manusia, mendorongnya untuk mencari pembenaran bagi pendapatnya dalam karya-karya filsafat Yunani.

Sementara di tanah Eropa sendiri terjadi pertentangan sengit yang mengubur mati ajaran Helenisme itu. Munculah kelompok pendeta yang menyerukan agar umatnya kembali kepada cara hidup yang mereka sebut Monastik atau Monasticisme, karena mereka hidup di ‘monastry’ (kuil) jauh dari kota, jauh dari keramaian dan hiburan, jauh dari permusuhan dan pertentangan dan jauh dari kekuasaan dan materi. Bukan itu saja mereka meletakkan prinsip pertama dalam ajarannya adalah ‘astecisme’.

Ternyata kehidupan para pendeta ini lama kelamaan berjangkit juga di kalangan kaum muslimin. Kecenderungan menghindari konflik, keramaian dan hiburan, jauh dari permusuhan dan pertentangan dan jauh dari kekuasaan dan materi kemudian diterjemahkan dalam ajaran ‘uzlah. Pensikapan ini muncul sebagai bentuk keprihatinan kepada ‘Baghdad’ yang glamour sebagai sisi lain dari kekhilafahan ini. Dan trend itu tanpa disadari menelusup sedemikian rupa dalam kehidupan kaum muslimin. Inilah jaman dimana Syaikh Ibrahim hidup.

Beliau memang dikenal sebagai tokoh shufi, namun dalam al-Fatawa Ibnu Taimiyyah mengutip mereka sebagai ‘Shufi yang ahlussunnah’ (lihat Ushul al-Bida’ Inda Syaikhil Islam Ibni Taimiyyah dalam edisi jurnal el-Ummah). Sayyid Ibrahim Al-Khawwash ra mendapat julukan Dzu al-Mawahib wa al-Ma’arif (yang mempunyai pemberian Illahi dan pengetahuan Illahi).

Abu Ishaq Ibrahim bin Ahmad bin Ismail bin Ahmad bin Ismail al-Khawwas adalah tokoh shufi peringkat ketiga. Sangat masyhur di zamannya. Hidup sezaman dengan al-Junaid Al-Baghdady dan Syeikh al-Nuri. Petuah dan nasehatnya banyak digandrungi kaum muslimin sejagad. Salah satu nasihat beliau yang terkenal bahkan telah digubah menjadi syair dalam bahasa Jawa yaitu Tombo Ati. Syeikh Ibrahim Al-Khawwash terkenal juga karena sikap ketawakalannya yang tinggi. (lihat Ar-Risalah Al-Qusyairiyah, vol. I)

Sudah menjadi kebiasaan bagi Syaikh Ibrahim Al-Khawwash jika hendak bepergian, beliau tidak memmberitahu tujuannya kepada sesiapapun. Tiada seorangpun yang tahu ke mana, kapan berangkat dan kapan pulang. Termasuk ketika beliau pergi ke Makkah mengerjakan ibadah haji atau umrah, tidak pernah beliau memberitahu tetangganya dan orang-orang terdekat sekalipun. Mereka hanya mengetahui bahwa Syeikh Ibrahim Al-Khawwas akan bermusafir dengan tanda-tanda apabila beliau membawa rikwah (sejenis bejana air). Kemudian beliau pergi entah ke mana. Ini lebih disebabkan keinginan beliau yang tidak mau menyusahkan orang lain.

Hari telah petang, namun terik matahari masih terasa menyengat, mungkin juga hawa kerikil-kerikil gurun yang tidak kunjung sejuk oleh terpaan angin padang pasir yang menderu-deru. Seperti tak perduli dengan semua itu, kafilah silih berganti masuk ke gerbang kota Baghdad, ibukota khilafah, super power kekuatan dunia di abadnya yang namanya telah menggetarkan bangsa-bangsa di sekitarnya, Eropa.

Hari mulai bergerak malam, namun malam tidaklah malam di kota Baghdad. Lampu berawrna-warni dari gedung-gedung megah kaum aristokrat dan dari tempat-tempat hiburan, suara lagu padang pasir diiring tabuhan musik, gemerincik gelang emas di kaki biduan yang meliuk-liuk gemulai membuat Baghdad tidak bisa tidur. Banyak cerita beredar bahwa kemewahan dan hedonisme telah masuk istana Khalifah. Padahal warganegara kelas satu yang dalam tradisi Islam adalah figur sentral (qudwah) sosial dan politik.

Keprihatinan itu makin menjadi-jadi malah semakin mengguncang gosip imperium Abbasiyah. Sementara ada sebagian masyarakat yang mulai menjauhi kebisingan metropolitan Baghdad dengan mendekati Tuhan. Masyarakat yang gerah oleh panasnya dosa-dosa merasa seperti kuntum-kuntum mawar disiram embun pagi. Mereka berlari mencari mursyid yang mau menerima mereka sebagai ‘murid’. Ya murid, manusia yang memiliki keinginan Rabbani (iradat) untuk insan kamil. Di antara shufi, begitu mereka disebut dan menyebutkan diri demi membedakan dengan kalangan fuqaha yang sibuk mensyarah aqwal para imam.

Syeikh Ibrahim sedang beri‘tikâf di masjid, tiba-tiba masuk seorang lelaki bernama Hamid Al-Aswad yang datang mendekat. Selang beberapa saat kemudian Syeikh Ibrahim Al-Khawwas bangun mengambil rikwahnya kemudian keluar dari masjid sambil tangan yang sebelah lagi memegang tongkat.

Melihat gelagat tersebut, Hamid Al-Aswad yakin bahwa Syaikh Ibrahim pasti akan berpergian jauh, lalu tidak mau ketinggalan, dia pun bergegas menyiapkan diri dan terus membuntuti waliyullah itu.

Mereka berjalan dalam sepi. Bersama gerakan angin mengibas pasir gurun membentuk gelombang beraturan indah. Terik menyayat seperti tak peduli. Mereka berjalan menyusuri padang luas menembus lengkungan langit. Mereka terus berjalan hingga tiba di sebuah perkampungan bernama Qadisiyyah, Irak ( kira-kira pertengahan jalan antara Baghdad dan Makkah). Saat menoleh ke belakang barulah Syaikh Ibrahim sadar bahwa dirinya tengah dikuntit seseorang.

Tangan kasar dan berguratan dalam, membuka perlahan tutup kantung. “Minumlah, kau lebih membutuhkan ini,” katanya.

Hamid tak sempat berteriak suka cita, yang diingat hanya dahaganya sendiri. Diteguk langsung sisa satu tegukan. Tak sempat menghaturkan terima kasih karena sergapan bahagia.

“Hamid! Rupanya kau? Hendak ke mana?” Tanya Syaikh mengagetkan Hamid.

“Wahai syaikh, saya ingin ikut Anda,” Jawab Hamid tersipu malu.

“Ikut dengan saya?” Kata Syaikh Ibrahim keheranan.

“Ya! Kemana pun syaikh akan pergi?” Tanya Hamid minta kepastian.

“Insya Allah, saya akan ke Makkah,” Jawab Syaikh Ibrahim ringkas.

“Kalau begitu, saya juga ikut Syaikh ke Makkah.” Kata Hamid.

Mereka terus melangkah menendang pepasiran. Menaklukkan kelelahan di suatu gurun: gurun luas yang seolah-olah tak berbatas. Gurun luas yang beringas. Gurun luas yang kering-kerontang dan penuh dengan ular berbisa. Gurun, yang ketika disebut namanya, merinding dan diterbangkan oleh nuansa kegetiran akibat kengerian dan hawa memanas.

Setelah berjalan tiga hari tiga malam, sayup sayup di ujung mata, terlihat langkah gontai seorang pejalan. Baju compang camping didera terjangan badai. Mereka ditakdirkan Allah berjumpa dengan seorang pemuda yang tidak diketahui asal-usulnya. Tanpa diminta atau diajak, tiba-tiba pemuda itu ingin turut serta dan bergabung dengan keduanya. Sebagaimana halnya Syeikh Ibrahim atau Hamid, keduanya tidak punya alasan untuk menolak keinginan pemuda tersebut.

Selama dalam perjalanan, Hamid sangat kecewa dengan si pemuda itu, karena setelah sehari semalam bersamanya dia tidak melaksanakan shalat. Padahal Syeikh Ibrahim dan Hamid menghentikan perjalanan mereka setiap kali masuk waktu shalat untuk mengerjakan ibadah yang paling utama itu.

“Ya Syaikh, sepanjang perjalanan kita, saya lihat pemuda itu sekalipun tidak mengerjakan shalat,” lapor Hamid kepada Syaikh Ibrahim sambil berbisik.

Mendengar laporan itu Syaikh Ibrahim pun menghentikan perjalanan sejenak lalu memanggil dan menegur pemuda tersebut.

“Wahai anak muda! Gerangan apa yang menyebabkan engkau tidak mengerjakan shalat? Sedangkan shalat itu lebih wajib atas dirimu daripada ibadah haji.” kata Syaikh Ibrahim.

“Wahai tuan Syaikh, buat apa saya mengerjakan shalat?” Kata pemuda itu.

“Bukankah engkau seorang Muslim?” Bentak Syaikh Ibrahim.

“Bukan, saya bukan seorang muslim,” terang pemuda tadi.

“Jadi, agamamu apa?” Syaikh Ibrahim bertanya lagi.

“Saya beragama Nashrani.” Jawab si pemuda dengan jujur.

“Oh jadi engkau beragama Nashrani rupanya?” Kata Syaikh Ibrahim seakan tak percaya.

Terkejutlah Syaikh Ibrahim dan Hamid mendengar pengakuan si pemuda, karena sejak awal kedua orang ‘abid itu menganggap pemuda itu adalah saudara seagama mereka.

“Biarkanlah dia bersama kita,” kata Syaikh Ibrahim mententeramkan keadaan Hamid yang agak gelisah dengan kehadiran pemuda Nashrani itu.

Lalu mereka pun meneruskan perjalanan dengan tetap mengijinkan pemuda Nashrani itu bersama mereka walaupun dia berlainan agama. Setiap kali masuk waktu shalat, Syaikh Ibrahim dan Hamid menghentikan perjalanan untuk menunaikan shalat sebagaimana biasa, sementara pemuda Nasrani itu hanya duduk berlela-leha sambil menikmati pemandangan di sekitarnya.

Ah… ia tak percaya dengan pemandangan ini! Bintang serasa dekat, awan tak begitu pekat sehingga langit bersih terlihat! Pada perjalanannya ini tak terasa lagi lelah yang menari-nari. Hembusan napas panjang yang dibarengi hembusan angin yang mesra, sama-sama menghembuskan rasa suka: sebuah pencapaian tercapai dalam perjalanan yang membuat capai.

Tiba-tiba saja, pemuda Nasrani itu merasakan sesuatu yang tidak pernah dirasakan, ketenangan. Ia usap air matanya, mengebaskan debu dan tanah yang melekat dari wajah dan jubahnya.

Akhirnya mereka sampai di sebuah lembah untuk berehat dan mengambil air, maka Syaikh Ibrahim segera menanggalkan kainnya yang kotor untuk dibasuh. Sementara menunggu kain yang dijemur itu kering, Syaikh Ibrahim duduk sambil memerhatikan pemuda Nasrani itu.

“Wahai anak muda, siapa namamu?” Tanya Syaikh Ibrahim membuka pembicaraan.

“Aku bernama Abdul Masih”, jawabnya ringkas.

“Abdul Masih? Nama seperti ini dilarang sama sekali masuk ke Makkah. Allah Ta‘ala telah mengharamkan orang seperti kamu memasuki Masjidil Haram.” kata Syaikh Ibrahim.

“Tapi niatku satu, hanya untuk melihat Ka‘abah saja,” kata pemuda itu jujur.

“Walaupun niatmu jujur, tapi tetap tak boleh,sebab engkau bukan Muslim,” terang Syeikh Ibrahim.

“Apa buktinya?” Pemuda itu mencoba tahu.

Lalu dengan terus terang Syeikh Ibrahim membaca firman Allah Ta‘ala yang melarang orang orang musyrik dari mendekati Masjdil Haram:

“Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya orang-orang kafir musyrik itu najis, oleh itu janganlah mereka menghampiri Masjidil Haram.” (At-Taubah: 28)

Pemuda Nasrani itu tertunduk diam mendengarkan bacaan tersebut, namun keinginan di hatinya untuk sampai ke Makkah sangat kuat. Hajatnya semata-mata ingin melihat Ka‘bah saja. Cuma dia belum mendapat hidayah dari Allah untuk masuk Islam.

Syaikh Ibrahim meneruskan tegurannya: “Demi Tuhan yang telah menggerakkan engkau mengakui keadaanmu yang sebenarnya, sekarang sudah jelas bagimu sebagaimana yang kamu telah dengar dari firman Allah Ta‘ala barusan. Oleh karena itu urungkannlah niatmu untuk memasuki Kota Makkah. Seandainya saya tahu persoalannya ini sedari awal, sudah barang tentu saya tidak akan megizinkan kamu mengikuti kami. Maka mulai sekarang dari tempat ini, kita berpisah dan dengan terpaksa saya tinggalkan kamu.”

Syaikh Ibrahim Al-Khawwas dan Hamid Al-Aswad pun terus menuju ke Makkah sambil meninggalkan pemuda Nasrani itu dalam keadaan termenung.

Pada perenungan yang dibuai dengan tatapan bintang dan gerak perlahan awan, sang pemuda merasakan penasaran ingin melihat baitullah. Dan tiba-tiba saja, keinginan kuatnya menghadirkan ketenangan dalam jiwanya! Perasaan itu hadir menggeletar dalam kedahsyatan yang membuat tubuhnya bergetar-getar. Dan, tanpa dapat dihitung dalam jejak waktu yang konstan, tiba-tiba saja sang pemuda mutar otak untuk bisa masuk kota Makkah. Tiba-tiba saja ia tak merasa lapar, lelah atau bosan. Ia tergenang dalam kerinduan berjumpa Ka’bah.

Setelah sampai di Makkah Syaikh Ibrahim dan Hamid dapat mengerjakan umrah dengan sempurna. Ketika keduanya sedang wuquf di Arafah, dengan tidak disangka-sangka pemuda Nasrani yang ditinggalkan itu muncul dengan memakai pakaian ihram dan wajahnya kelihatan berseri-seri. Dia terus meuju ke arah Syaikh Ibrahim kemudian mencium kepalanya.

“Engkaukah wahai Abdul Masih? Bagaimana engkau dapat datang kemari?” Tanya Ibrahim Al-Hawwas dengan terkejut.

“Tuan Syaikh, tolong jangan sebut nama itu lagi,” pinta pemuda itu.

“Mengapa? Apa yang terjadi?” Tanya Syaikh Ibrahim.

“Saya sekarang adalah Abdun (seorang hamba). Dan sesungguhnya Al-Masih (Nabi Isa) itu adalah hambaNya juga.” Ujar pemuda itu sambil menangis.

Dengan jawaban itu, pahamlah Syaikh Ibrahim bahwa pemuda itu sekarang telah meninggalkan agama lamanya dan menjadi seorang Muslim. Dia bersyukur kepada Allah yang telah membukakan hati hambaNya untuk kembali ke agama yang diridaiNya itu.

“Coba kamu ceritakan tentang keislamanmu itu,” kata Syaikh Ibrahim ingin tahu.

Pemuda itu pun kemudian bercerita: “Saat Syeikh pergi meninggalkan saya, tinggallah saya duduk termenung seorang diri di lembah itu sampai datang satu kafilah haji. Saya bertemu mereka persis seperti saya berjumpa dengan Syaikh tempo hari dan mereka menerima saya.

Dengan menyamar saya ikut mereka, berpakaian seolah-olah seperti orang sedang berihram. Sehingga dengan begitu saya berhasil memasuki Makkah. Ternyata niat dan hajat saya untuk melihat Ka’bah tercapai. Namur tiba-tiba perasaan aneh kembali saya rasakan. Kebesaran Allah swt tidak dapat saya gambarkan di sini, saya melihat semua agama di dunia ini lenyap dalam pandangan mata saya, kecuali Islam. Oleh karena itulah saya berpikir memang sudah saatnyalah saya diberi hidayah oleh Allah swt. dengan bersaksikan rumah Allah ini, saya pun mengucap dua kalimah syahadat lalu aku mandi dan mengerjakan ihram. Kemudian saya pergi mencari tuan Syaikh dan akhirnya saya berjumpa di sini.”

“Wahai Hamid, coba engkau lihat betapa besar hikmah niat dan kejujuran seseorang, sehingga menyebabkan seorang Nasrani mendapatkan hidayah dan masuk Islam.” kata Syaikh Ibrahim.

Sejak saat itu pemuda tersebut terus menerus bertemankan Syeikh Ibrahim Al-Khawwas dan Hamid Al-Aswad beserta seluruh kaum muslimin kemudian bermunajat dan mengabdikan diri kepada Allah Subhanahu wata‘ala.

Mereka menjelajah, mengarungi panas-kering kala siang dan gelap-kelam kala malam. Panas yang mereka rasakan berselimutkan harapan akan pencapaian tanah tujuan. Malam yang mereka cumbu dalam bosan mengekalkan di benak mereka: impian akan negeri penuh berkah yang di dalamnya berlimpah-limpah susu dan madu. Tentulah itu negeri indah dengan warna membiru tanpa jeritan pilu!

Di pengembaraan penuh duka nan mengerikan inilah, seorang waliullah hidup dan menghidupkan. Ia setia dan dekat pada Sang Pencipta. Ia penyabar dan tak lekas gusar. Ia adalah seorang guru dalam kematangan usianya. Ia bertongkat dan berjanggut panjang. Pembimbing ini telah lama memimpin umatnya yang tengah dilanda kemajuan materi dan pemujaan intelektual yang luar biasa. Pengembaraannya terngiang dalam jejak panjang yang seolah tanpa akhir.

Segala puji bagi Allah yang telah memperlihatkan keunggulan Islam di hadapan agama-agama yang lain. Sesungguhnya Allah Subhanahu wata‘ala telah menunjukkan bahwa agama yang benar dan diridhai di sisi-Nya adalah Islam. Semoga pegangan dan aqidah kita kekal hingga akhir hayat. Wallahu ‘alam.

Disarikan dari kitab Raudhur Rayyahin fi hikayatis-Shalihin

Senin, 15 Juni 2009

Motivasi Dalam Hidup

Saturday, 01 December 2007, 15:57:06 PM

Oleh: Ir. Djoko H. Komara
 Senior Marketing Manager PT. K-LINK Indonesia

Dalam menjalani hidup kita, motivasi sangat diperlukan, karena jika hanya sekedar melakukan tanpa tahu tujuan ataupun maksud Anda melakukannya, pada akhirnya adalah sesuatu yang sia-sia. Hidup tanpa motivasi terasa membosankan, mengalir begitu saja, tanpa gairah dan kita terjebak dalam hal-hal rutinitas saja. Banyak orang yang menjadi kurang termotivasi dalam hidup ini karena banyak faktor. Faktor karena mengalami kegagalan dan putus asa sehingga merasa enggan untuk bangkit kembali menjadi trauma yang membelenggu Anda. Selain itu pengaruh buruk dari lingkungan juga turut ambil bagian dalam menghancurkan motivasi seseorang. Karena berada dalam lingkungan orang-orang yang selalu pesimis, banyak alasan, negative thinking dan sejenisnya, secara perlahan-lahan motivasi kita diracuni oleh orang-orang tersebut. Faktor lainnya karena kita tidak pernah membuat rencana dalam hidup ini, atau kalaupun ada seringkali tidak mempunyai tujuan yang jelas dan tidak mungkin dicapai.

Motivasi pada dasarnya datang dari dalam diri kita masing-masing. Motivasi akan muncul ketika berhubungan dengan nilai-nilai kehidupan seperti keinginan, ambisi, kebutuhan dan impian. Motivasi juga muncul dari pengalaman dan tantangan dalam hidup kita. Faktor lainnya yang turut membentuk motivasi kita berasal dari keluarga, teman dan memiliki kehidupan finansial yang lebih baik, Anda akan bekerja dan berusaha lebih giat. Ketika Anda ditantang untuk membuktikan kemampuan Anda, Anda akan berusaha lebih keras agar mencapai prestasi yang lebih baik. Ketika keluarga Anda hidup dalam kekurangan, Anda termotivasi untuk mengubah kehidupan Anda agar dapat hidup lebih layak.

Motivasi seperti apa yang diperlukan untuk bisa sukses? Saya teringat sebuah cerita sbb:

Suatu ketika seorang pemuda yang baru saja menyelesaikan sekolahnya pergi menemui seorang Kakek Maha Guru yang dikenal sebagai orang tua yang bijak bag masyarakat di desanya. Kedatangan sang pemuda disambut Kakek Maha Guru dengan ramah dan kemudian pemuda tersebut bertanya, “Wahai Kakek Maha Guru yang bijaksana, beritahukan padaku rahasia untuk meraih kesuksesan dalam hidup ini?”

Sang kakek tertegun mendengar pertanyaan anak muda itu, namun segera berdiri dan mengajak pemuda tersebut keluar dari rumahnya dan berjalan kaki menelusuri kalan dan perbukitan hingga berhenti di sebuah sungai. Mereka menyeberangi sungai sampai di tengah sungai yang ternyata agak dalam. Sang kakek menyuruh pemuda tersebut mengamati dasar sungai itu, pada saat wajah pemuda sudah dekat dengan permukaan air sungai tiba-tiba sang kakek membenamkan kepala pemuda ke air yang membuat anak muda ini berontak dan berusaha keras mengeluarkan kepalanya dari air, begitu berlangsung hingga tiga kali. Melihat sang pemuda sudah lemas, sang Kakek Maha Guru pun menariknya ke pinggir sungai untuk beristirahat sejenak lalu mengajaknya pulang.

Sesampai dirumah, sang pemuda masih terdiam memendam rasa kesal akibat peristiwa tadi, kemudian sang kakek bertanya kepadanya, “Apa yang paling kamu inginkan ketika kepalamu tenggelam di sungai tadi?” Dengan penuh rasa geram, spontan anak muda itu menyahut, “Tentu saja saya ingin bernafas!”

Orang tua itu melanjutkan perkataannya dengan tenang, “Anak muda, jika motivasimu untuk sukses sekuat keinginanmu untuk bernafas saat kepalamu terbenam di sungai, maka kamu akan menemukan rahasia kesuksesan yang sesungguhnya, engkau akan selalu menemukan solusi dari hambatan-hambatan dalam proses perjalananmu menuju sukses.”

Motivasi adalah burning desire, semangat atau dorongan yang memungkinkan kita melakukan hal-hal tersebut. Orang yang tidak mempunyai motivasi dalam hidupnya adalah orang yang tidak akan melakukan banyak hal yang berarti dalam hidupnya. Bila saat ini Anda tidak tahu motivasi hidup Anda saat ini, sebaiknya Anda segera menemukannya kembali. Karena jika tidak, maka Anda akan menjadi orang yang tertinggal dan tidak dapat menikmati hidup ini.

Pada saat Anda jatuh, bangkitlah kembali dan gali serta temukan motivasi hidup Anda. Ingat bahwa Anda punya impian dalam hidup ini. Jika Anda belum memiliki impian, buatlah! Jangan tunggu lagi! Impian Anda adalah motivasi hidup Anda.

“The poorest man in the world is not he who is without a cent, but he who is without a dream.”

 Orang yang paling miskin di dunia bukan orang yang tanpa satu sen pun, tetapi orang yang tidak mempunyai impian.

Anda tentukan ulang kehidupan seperti apa yang Anda inginkan dalam 5-10 tahun mendatang? Jangan khawatir mengenai posisi atau siapa Anda sekarang. Beranikan diri untuk membuat suatu target.

“It does not matter who you are now, what matter is who you’ll be in the future.”

 Tidak penting siapa Anda sekarang, yang penting adalah siapa Anda di masa mendatang.
Pentingkah senyuman itu?

Senyum sebenarnya adalah salah satu harta yang diberikan Tuhan kepada
manusia. Dikatakan demikian, sebab senyum bisa mengubah banyak sekali
hal. Sedih jadi gembira, benci jadi rindu, orang biasa jadi simpatik,
suasana beku jadi cair, hanyalah sebagian saja dari sekian banyak
dampak senyum.

Di banyak masyarakat yang memiliki tradisi senyum yang memadai, angka
perceraian, pencopetan, perkelahian, pembunuhan dan sejenisnya jauh
lebih rendah dibandingkan masyarakat yamg miskin senyum. Ini sekaligus
membuktikan, kontribusi senyum terhadap pertumbuhan masyarakat dan
sehatnya masyarakat tidaklah kecil.

Sayangnya, kendati kontribusinya besar, secara cepat dan menyakinkan
sudah terjadi penyusutan senyum di mana-mana, entah di kota
maupun di desa, di negara maju maupun negara sedang berkembang, di kota
metropolitan maupun kota kecil, di perusahaan maupun di masyarakat,
semua terkena gejala penyusutan senyum.

Mirip dengan gejala narkotika dan obat-obat terlarang, ia merambah dan
menular kemana mana. Kalau narkoba jelas sekali bagian masyarakat yang
mau dihancurkan dan diruntuhkan, Kalau senyum, memang tidak memberi
dampak cepat dan langsung, namun terasa sekali degradasi yang
ditimbulkan dimana-mana, Kebencian, perceraian, peperangan,permusuhan,
tim yang tidak bisa kerja, hanyalah sebagian saja dari bukti degradasi
yang diakibatkan oleh menyusutnya kuantitas dan kualitas senyum.

Di tempat kerja, kita menyaksikan hubungan antar manusia yang demikian
kaku dan kering. Di dunia politik dan manajemen publik, kita
menemukan konflik, hujat menghujat, saling menyalahkan di hampir setiap
pojokan, Di dalam dunia hubungan inter dan antar agama, tidak sedikit
yang menempatkan agama sebagai sekat-sekat pemisah yang membahayakan,
Di dunia keluarga, perceraian bertambah dengan angka-angka yang amat
meyakinkan. Sebagaimana ditemukan oleh sebuah hasil penelitian di
Amerika Serikat, semakin tinggi earning power wanita maka semakin
tinggi angka perceraian. Ini bukan menunjukan sisi negatif dari wanita
bekerja, namun, betapa lembaga keluarga sebagai benteng terakhir
masyarakat, secara cepat dan menyakinkan sedang dan akan runtuh.

Semua kecenderungan ini memang disebabkan oleh banyak sekali faktor.
Yang jelas, entah sebagai akibat maupun sebab, senyum mempunyai
pengaruh yang tidak kecil dalam hal ini. Sosiolog, antropolog, dan
psikolog boleh saja memiliki sudut pandang yang berbeda-beda. Boleh
saja orang memulai dengan terapi-terapi makro seperti reformasi, namun
tanpa perubahan di sektor mikro seperti senyum, susah diharapkan ada
penyelesaian yang total dan subtansial.

Menurut pendapat saya, senyum - lebih lebih yang mengakar dalam sampai
tingkatan jiwa - bisa memberikan radiasi yang amat luas dalam
penyembuhan perusahaan dan masyarakat. Sebab ia tidak saja berpengaruh
pada hubungan antar perseorangan. Namun, juga pada spirit lingkungan
sosial secara keseluruhan.

Bercermin pada lingkungan sosial kota besar, spirit penuh senyum inilah
yang merosot dimana-mana, sekaligus memberikan spirit negatif
dimana-mana. Bayangkan sebuah komunitas yang amat mudah berbagi senyum.
Bertemu setiap orang, dimulai dengan senyum. Ada maupun tidak ada
pemberian, senyum tetap hadir. Semua kegiatan dimulai dan diakhiri
dengan senyum. Alangkah teduh dan sejuknya lingkungan sosial seperti
ini.

Dengan tetap bersyukur kepada Tuhan, setiap kali naik ke tangga karier
yang lebih tinggi, apalagi menjadi pimpinan puncak perusahaan,
saya merasakan kehilangan saya terhadap senyum sangat besar. Di Tangga
karier yang rendah dulu, terasa sekali mulut akan
tersenyum langsung setiap kali bertemu orang, setiap kali bersalaman
dan melakukan kegiatan lainnya. Apalagi bila habis diberi sesuatu oleh
orang lain. Seperti ada saklar otomatis yang mengatur senyum setiap
kali bertemu orang.

Namun, di tangga karier sekarang, saya telah dan sedang diproduksi oleh
lingkungan kepemimpinan yang memaksa saya pelit dengan
senyum. Wibawa, efektivitas kepemimpinan, otoritas adalah sebagaian
hal yang membuat pemimpin jadi miskin senyum. Lebih-lebih bagi mereka
yang pernah diinjak orang gara-gara dekat dengan bawahan dan banyak
senyum. Hampir pasti, saklar otomatis senyum akan macet dan ogah
bekerja.

Pertanyaan yang muncul dari sini, apakah jabatan yang lebih tinggi
membuat orang mengurangi senyum? Saya tidak tahu pengalaman anda, namun
dalam rangkaian pengalaman saya, jabatan memang berkorelasi negatif
dengan kuantitas senyum. Semakin tinggi jabatan maka senyum cenderung
semakin sedikit.

Alangkah ideal dan mengagumkan kalau ada orang yang bisa sampai
tingkatan jabatan yang tinggi, namun memiliki kuantitas dan kualitas
senyum yang malah meningkat. Wibawa, kharisma dan efektivitas
kepemimpinan tidak menurun sedikitpun dengan banyaknya senyuman. Saya
memang belum sampai di tataran ideal dan mengagumkan ini. Dan juga
sedang mencari pemimpin yang memiliki skor tinggi baik di sektor senyum
maupun wibawa dan kharisma.

Yang jelas, kehadiran pemimpin yang tinggi di dua sektor diatas, akan
memperingan tugas kemasyarakatan yang ditandai oleh langkanya
senyum. Lebih-lebih kalau kita secara bersama-sama juga rajin membagi
senyum setiap hari. Mungkin akan amat bermanfaat bila bertanya ke
setiap orang setiap hari :

Sudahkah Anda tersenyum hari ini ?







"Senyum, Kekayaan yang Hilang"